facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gajah Hamil Mati Mengenaskan di Hutan Akasia Riau, Bagian Tubuh Keluarkan Darah

Eko Faizin Kamis, 26 Mei 2022 | 19:35 WIB

Gajah Hamil Mati Mengenaskan di Hutan Akasia Riau, Bagian Tubuh Keluarkan Darah
Bangkai gajah betina ditemukan mati di lahan konsesi PT Riau Abadi Lestari di Bengkalis, Riau. [ANTARA/HO-BBKSDA Riau]

Ternyata, gajah betina tersebut sedang hamil dan akan segera melahirkan.

SuaraRiau.id - Seekor gajah mati ditemukan di kawasan hutan akasia KM 48, Dusun Kayu Api, Desa Koto Pait Beringin Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis pada Rabu (25/5/2022).

Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan. Satwa berbadan bongsor itu pertama kali ditemukan oleh pekerja kebun.

Ternyata, gajah betina tersebut sedang hamil dan akan segera melahirkan.

Bayi gajah dalam perut induknya yang ditemukan mati di hutan akasia PT Riau Abadi Lestari di Bengkalis, Riau. [Ist]
Bayi gajah dalam perut induknya yang ditemukan mati di hutan akasia PT Riau Abadi Lestari di Bengkalis, Riau. [Ist]

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Fifin Arfiana Jagosara mengatakan bahwa dunia konservasi kembali berduka.

"Gajah itu ditemukan mati di areal lahan konsesi PT Riau Abadi Lestari yang berbatasan dengan perkebunan sawit masyarakat di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis," kata Fifin, Kamis (26/5/2022).

Kejadian tersebut, kata dia, berawal pada Rabu 25 Mei 2022, sekira pukul 12.12 WIB saat seorang karyawan konsesi menemukan gajah sumatera dengan posisi tertidur di tengah jalan.

Kemudian yang bersangkutan melapor ke tim gabungan BBKSDA Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF) yang saat itu sedang melakukan patroli.

Kemudian tim gabungan beserta Polsek Pinggir dengan dibantu pihak konsesi mengamankan lokasi sambil menunggu Tim medis datang untuk melakukan nekropsi.

"Nekropsi dilakukan Tim medis Balai Besar KSDA Riau dengan didampingi dokter hewan dari Dinas Kesehatan Hewan Bengkalis," ujarnya.

Fifin menyebut, penyebab kematian Gajah Sumatera belum dapat dipastikan, akan tetapi dari mulut dan anusnya keluar darah.

Komentar

Berita Terkait