- Seorang ibu di Tualang Siak meninggal usai dianiaya anak kandungnya.
- Pelaku awalnya mengamuk, merusak barangh hingga menganiaya sang ibu.
- Pelaku diketahui sudah keluar-masuk rumah sakit jiwa di Pekanbaru.
SuaraRiau.id - Ince Nainggolan (65) warga Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak tewas saat hendak dilarikan ke puskesmas.
Korban meninggal dunia di tangan anak kandungnya sendiri HF (36) setelah diduga mendapat penganiayaan hingga mengalami luka berat.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam tak menampik peristiwa tersebut. Dikatakannya, pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut.
"Kronologisnya masih dalam pengumpulan keterangan," kata Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam, Kamis (26/2/2026).
Sementara Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono melalui Kanitreskrim Polsek Tualang Iptu Alan Rahman, mengatakan bahwa Kapolres akan menjelaskan lebih detail insiden tersebut.
"Sebab, saat ini kami sedang berada di lapangan, melakukan pengembangan," kata Alan.
Hanya saja secara garis besar, pelaku sudah lima atau enam kali keluar-masuk RSJ Tampan. Dan Selasa (10/2/2026), dijemput oleh orangtuanya pulang, atas permintaan pihak RSJ yang berulang.
"Ayah bersama ibunya yang menjemput ke RSJ Tampan, saking sayangnya sang ibu kepada putranya itu," jelasnya.
Disampaikan Alan, pelaku jika tidak mengamuk, sebenarnya baik-baik saja.
Kondisi psikis pelaku, saat mengamuk, seperti mendengarkan bisikan, saat itulah dia terkadang tega menganiaya, dan merusak barang-barang.
Menurut Kanit Alan, Rabu (25/2/2026) sekitar 14.30 WIB, tiba tiba pelaku kambuh. Dia memukul ibunya, sampai telinganya mengeluarkan darah, mata kanannya bengkak.
"Saat dilarikan ke puskesmas terdekat, nyawa ibunya tidak tertolong," terangnya.
Sementara pelaku saat dimintai keterangan di Polsek Tualang, dalam kondisi sadar, dia seolah mendengar ada bisikan.
"Kami tidak tahu entah kapan kambuhnya, tapi kami sudah koordinasi dengan Dinas Sosial," terang Alan.
"Tadi keluarga pelaku sudah bisa terima atas apa yang terjadi. Meski demikian biarlah Kapolres yang memberikan keterangan ya," tambahnya.
Kontributor : Alfat Handri