3 Fakta Baru Mahasiswa Bacok Mahasiswi UIN Suska: Asah Kapak dan Parang, Niat Aniaya Sejak 2025!

Kasus pembacokan terhadap mahasiswi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menyita perhatian publik.

Riki Chandra
Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:45 WIB
3 Fakta Baru Mahasiswa Bacok Mahasiswi UIN Suska: Asah Kapak dan Parang, Niat Aniaya Sejak 2025!
Mahasiswa pelaku pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau. [Dok. RiauOnline]
Baca 10 detik
  • Pelaku rencanakan penganiayaan mahasiswi UIN Suska Riau sejak November 2025 lalu.
  • Kapak diasah pagi hari sebelum aksi pembacokan.
  • Korban alami luka serius di beberapa bagian tubuh.

SuaraRiau.id - Kasus pembacokan terhadap mahasiswi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menyita perhatian publik.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (26/2/2026) pagi itu, mengungkap sejumlah fakta baru dari hasil pemeriksaan kepolisian.

Korban, Faradila Ayu Pramesti (23), mengalami luka serius setelah dibacok di lantai dua Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Pelaku, Reyhan Mufazar (22), langsung diamankan aparat tak lama setelah kejadian.

Dari keterangan penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru, terungkap bahwa aksi tersebut bukan tindakan spontan. Ada rangkaian persiapan dan niat yang telah muncul jauh hari sebelum kejadian.

1. Niat Penganiayaan Muncul Sejak November 2025

Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, niat untuk melakukan penganiayaan terhadap korban sudah ada sejak November 2025.

Artinya, rencana tersebut telah tersimpan selama beberapa bulan sebelum akhirnya direalisasikan pada Februari 2026.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menyatakan bahwa pelaku mengakui adanya niat tersebut dalam pemeriksaan.

Meski sudah memiliki rencana sejak lama, pelaku baru melaksanakan aksinya pada Kamis pagi di area kampus UIN Suska Riau.

2. Pelaku Mengasah Senjata Tajam Sebelum Beraksi

Fakta lain yang terungkap adalah adanya persiapan senjata tajam pada hari kejadian. Pada pagi hari sebelum melakukan penganiayaan, tersangka sempat mengasah kapak dan parang yang telah ia siapkan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kedua senjata tersebut memang dipersiapkan untuk melukai korban. Namun, saat kejadian berlangsung, pelaku memilih menggunakan kapak sebagai alat untuk menyerang korban di lingkungan kampus.

3. Korban Dibacok Tiga Kali dan Alami Luka Serius

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di lantai dua Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Korban dibacok sebanyak tiga kali hingga bersimbah darah di lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian belakang telinga, dahi, punggung, serta pergelangan tangan. Luka yang diderita korban tergolong dalam dan memerlukan penanganan medis intensif setelah kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini