facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kecelakaan Beruntun di Pekanbaru, Pemotor Wanita Tewas di Tempat

Eko Faizin Minggu, 13 Juni 2021 | 14:08 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pekanbaru, Pemotor Wanita Tewas di Tempat
Ilustrasi kecelakaan beruntun yang menewaskan seorang pengendara motor perempuan. [ANTARA/Laily Rahmawaty]

Akibatnya, pemotor bernama Ronengsing, warga Bukitraya, meninggal di tempat.

SuaraRiau.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman persisnya di depan Showroom Honda, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru pada Minggu (13/6/2021) pagi.

Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan kendaraan roda empat dengan rombongan pesepeda.

Mobil berwarna oranye ini bergerak di Jalan Jenderal Sudirman jalur barat, yang datang dari arah selatan menuju ke arah utara.

Sesampainya di depan showroom, mobil bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat abu-abu yang dikendarai oleh seorang perempuan bernama Ronengsing.

"Akibat tabrakan tersebut, menabrak lagi pesepeda yang dikendarai seseorang yang belum diketahui namanya, kemudian menabrak lagi pejalan kaki yang sedang maraton bernama Hendro Situmorang," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (13/6/2021).

Kata Kapolresta mobil dikendarai oleh Sahnal Abidin kala itu membawa satu penumpang. Akibatnya, pemotor bernama Ronengsing, warga Bukitraya, meninggal di tempat.

Sementara dan satu orang Mr X dan Hendro Situmorang yang merupakan mahasiswa warga Kecamatan Marpoyan Damai, dilarikan ke Rumah Sakit Syafira dengan kondisi luka berat.

"Satu orang korban meninggal dunia, mengalami luka berat di kepala dan meninggal di tempat, dibawa ke RS Syafira, satu orang pengendara sepeda yang belum diketahui identitasnya mengalami luka berat di kepala dan korban dari pejalan kaki mengalami luka di kepala, di tangan, dan juga di pinggang dibawa ke RS Syafira Pekanbaru," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Angga Wahyu Prihantoro mengatakan, penyebab kecelakaan tersebut diduga sopir mengantuk.

"Dugaan sementara pengemudi mobil tersebut tidak hati-hati dan tidak berkonsentrasi pada saat berkemudi (mengantuk) sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas," katanya.

Komentar

Berita Terkait