alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Amankan Pekerja Todong Humas Perusahaan Pakai Senpi Mainan

Eko Faizin Minggu, 13 Juni 2021 | 08:28 WIB

Polisi Amankan Pekerja Todong Humas Perusahaan Pakai Senpi Mainan
Ilustrasi penangkapan. [Suara.com/Eko Faizin]

Tersangka melakukan aksi premanisme didasari sakit hati lantaran gaji diterima di tempatnya bekerja tak dibayar penuh.

SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial RC alias Turiang diamankan karena diduga mengancam seorang pejabat perusahaan konstruksi di Riau.

Pelaku melakukan aksi premanisme terhadap Humas PT Adi Karya-Jaya Konstruksi menggunakan senjata api (senpi) mainan merek d’Cobra, Jalan Ahmad Yani, Padang Bulan, Senapelan, Pekanbaru pada Sabtu (22/5/2021).

Hasil pemeriksaan urine Turiang ternyata positif Amphetamine atau narkoba.

Tersangka melakukan aksi premanisme didasari sakit hati lantaran gaji diterima di tempatnya bekerja tak dibayar penuh.

"Awalnya pelaku ini bekerja di PT Jaya Konstruksi, namun telah dikeluarkan. Saat menerima gaji terakhir, pelaku tidak terima lantaran gaji diterima tidak penuh. Sehingga ia mendatangi lokasi tempatnya bekerja dan mengancam Rivaldano diduga dengan senjata api," ungkap Kompol Dany dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (12/6/2021).

Tak hanya kata-kata mengancam, pelaku kemudian mengeluarkan diduga senjata api dari dalam tas sandangnya dan mengarahkan kepada korban.

Merasa terancam, Rivaldano, Humas PT Jaya Konstruksi, langsung melaporkan aksi pengancaman menggunakan senjata api mainan tersebut ke Polsek Senapelan, Pekanbaru.

Kapolsek Kompol Dany menjelaskan, abang kandung Rivaldano, Edi, melihat kejadian tersebut langsung melerai. Ia berusaha menenangkan pelaku hingga pelaku menyimpan senjata api dibawanya.

"Setelah kami mendapat laporan dari pelapor kami menyelidiki, mendapat informasi keberadaan pelaku di Jalan Alamuddin Syah (Pasar Kodim)," jelasnya.

Pada Selasa (8/6/2021), RC dibekuk Polsek Senapelan. Ia diminta untuk memberitahu dimana senjata api digunakan untuk mengancam Rivaldano.

Komentar

Berita Terkait