Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Janda Muda Meranti Suruh Gadis Belia Layani Pria Hidung Belang di Pekanbaru

Eko Faizin Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:54 WIB

Janda Muda Meranti Suruh Gadis Belia Layani Pria Hidung Belang di Pekanbaru
Ilustrasi gadis belia disuruh layani pria hidung belang. [Instagram]

Jajaran Polres Meranti berhasil mengamankan pelaku atau mucikari yang merupakan seorang janda muda berinisial SR (20).

SuaraRiau.id - Kasus prostitusi yang melibatkan remaja atau anak di bawah umur di Kepulauan Meranti akhirnya terungkap.

Dalam kasus tersebut, anak berusia 16 tahun menjadi korban seorang wanita berusia 20 tahun. Perkara itu terungkap berdasarkan laporan orangtua korban.

Jajaran Polres Meranti berhasil mengamankan pelaku atau mucikari yang merupakan seorang janda muda berinisial SR (20). Tersangka merupakan warga Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

"SR telah ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap di Sumatera Barat pada pekan lalu (sejak laporan masuk ke Polres Meranti)," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG dikutip dari Antara, Selasa (9/8/2022).

Kronologis kejadiannya bermula pada Senin (7/7/2022) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB. SR melalui pesan Whatsapp mengajak korban untuk mengikutinya ke Pekanbaru.

Lalu, pada Senin (11/7/2022) sekira pukul 10.00 WIB, pelaku langsung mendatangi kos korban di Jalan Rintis, Selatpanjang dan kembali mengajaknya untuk berangkat ke Pekanbaru, dengan biaya keberangkatan ditanggung pelaku.

Sesampai di Pekanbaru, pelaku dan korban langsung menuju kos pelaku di Jalan Yos Sudarso. Kemudian, pada malamnya sekira pukul 22.00 WIB, pelaku menyuruh korban untuk bersiap-siap karena akan melayani tamu pria.

Tak berselang lama, keduanya pergi ke lokasi pertemuan dengan tamu di depan Mal Pekanbaru dengan menggunakan transportasi online. Sesampainya ditempat yang dijanjikan dan bertemu dengan tamu pria tersebut, korban dibawa pergi menuju salah satu hotel di Jalan Soekarno Hatta.

"Di sana korban melayani pria hidung belang itu dengan diberikan bayaran Rp1 juta. Setelah selesai melayani, korban dijemput oleh pelaku untuk kembali ke kosnya dan meminta uang bagian yang telah memberikan atau mencarikan tamu pria kepada korban sejumlah Rp200 ribu," jelas Andi.

Mendapat informasi keberadaan pelaku, lanjut Kapolres Andi, pada Kamis (28/7) sore, tim pun melakukan penyamaran dengan maksud mendatangkan korban agar bisa datang ke hotel F di Pekanbaru dan dilakukan interogasi.

Komentar

Berita Terkait