Soal Polisi Minta Uang Keamanan Rp40 Juta, PSPS Tak Keberatan asal Masuk ke Kas Negara

Salah satunya menyatakan bos PSPS terkejut Polresta Pekanbaru meminta uang Rp40 juta beberapa saat sebelum pertandingan dimulai.

Eko Faizin
Kamis, 14 Juli 2022 | 11:28 WIB
Soal Polisi Minta Uang Keamanan Rp40 Juta, PSPS Tak Keberatan asal Masuk ke Kas Negara
Pemilik PSPS Riau, Norizam Tukiman. [Ist]

SuaraRiau.id - Perkara uang keamanan Rp40 juta yang disebut diminta pihak Polresta Pekanbaru ke PSPS Riau hingga kini masih misteri.

Saat ini, Polresta Pekanbaru dan PSPS Riau masih saling menuding tak ingin disalahkan atas diberhentikannya pertandingan persahabatan antara PSPS Riau dengan Kelantan FC di Stadion Utama Riau itu.

Bahkan PSPS menuding ada penodongan dari oknum kepolisian terkait permintaan uang pengamanan sebanyak Rp40 juta sesaat sebelum pertandingan.

PSPS diketahui, melalui laman Instagram resminya, kembali mengunggah pernyataan atas nama Norizam Tukiman selaku Pemilik PSPS FC sekaligus pemilik Kelantan FC.

Salah satunya menyatakan bos PSPS terkejut Polresta Pekanbaru meminta uang Rp40 juta beberapa saat sebelum pertandingan dimulai.

"Saat dalam perjalanan menuju Stadion owner club menerima telpon dari perwakilan management yang sedang rapat di Polresta Pekanbaru untuk segera membayar uang Rp40 juta, jika tidak pertandingan akan dibatalkan," sebutnya pernyataan di Instagram.

Padahal, mengutip Antara, sebelumnya pihak manajemen Edward Riansyah atau Edu hanya memberitahu kebutuhan dana pengamanan sebesar Rp5 juta.

Selain diminta beberapa saat sebelum dimulainya pertandingan, uang Rp40 juta tersebut juga diminta dibayar tunai.

"Sebenarnya Top Management tidak keberatan mengeluarkan uang Rp40 juta asal uang tersebut jelas masuk dalam kas negara. Tapi karena diminta membayar tunai di saat waktu untuk laga persahabatan sudah hampir dimulai, maka dapat disebut bahwa itu adalah penodongan dan owner club keberatan," katanya.

Pernyataan tersebut juga menyatakan bahwa pertandingan batal digelar bukan kehendak awal dari Norizam selaku pemilik dari ke dua club, melainkan diminta dibatalkan oleh oknum Polresta Pekanbaru.

"Tentu saja tidak benar sama sekali pembatalan itu dikehendaki oleh saya. Sedangkan perencanaan, persiapan, komitmen, dan segala hal yang diperlukan untuk itu telah 100 persen selesai, termasuk membawa pemain dari segala segi sudah dicapai," tulisnya.

Berbanding terbalik dengan pernyataan Norizam, Wakapolresta Pekanbaru AKBP Hengky Poerwanto, Rabu (13/7/2022) membantah pihaknya menyebabkan batalnya pertandingan.

Henky menilai pembatalan pertandingan tersebut murni kehendak PSPS sendiri secara sepihak oleh Nurizam Tukiman selaku Pemilik PSPS FC sekaligus pemilik Kelantan FC.

"Tidak ada anggota saya yang menyebabkan batalnya pertandingan baik di ruang rapat Bagops maupun di stadion," ucapnya melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya diketahui PSPS Riau melalui akun Instagram resminya mengunggah pernyataan bahwa Polresta Pekanbaru meminta biaya keamanan pertandingan sebesar Rp40 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini