alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cinta Tak Dapat Restu, Pria di Riau Habisi Nyawa Ayah Wanita Idaman

Eko Faizin Minggu, 31 Oktober 2021 | 11:35 WIB

Cinta Tak Dapat Restu, Pria di Riau Habisi Nyawa Ayah Wanita Idaman
Ilustrasi garis polisi. [Suara.com/Wivy]

Menurut Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, pelaku tak mendegarkan nasihat dari tetangga korban tersebut.

SuaraRiau.id - Seorang pria di Rokan Hulu (Rohul) tega habisi nyawa ayah wanita idaman lantaran hubungan asmaranya tak mendapat restu.

Pelaku bernama Niko Alberto Tampubolon (21) membunuh Pangolop Gultom (51) dengan cara sadis dengan alat dodos kelapa sawit, Sabtu (30/10/2021).

Niko diketahui jatuh cinta dengan RG (28), anak korban yang merupakan warga Desa Kasang Padang, Bonai Darussalam, Rokan Hulu.

Namun ayah RG tidak setuju.

Pada Sabtu (30/10/2021) pagi pelaku lalu mendatangi rumah korban. Ketika itu, tetangga korban, Rudi Nikson Pandiangan, menasehati pelaku jangan melakukan hal tidak baik serta mengganggu keluarga korban.

Lalu, menurut Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, pelaku tak mendegarkan nasihat dari tetangga korban tersebut.

"Namun, saat itu pelaku tak mengindahkan perkataan Rudi. Siangnya, sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku mendatangi rumah korban. Saat itulah terjadi pembunuhan oleh pelaku menggunakan dodos kelapa sawit," jelas Wimpi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (31/10/2021).

Korban berada di samping rumah sambil mengetam kayu ketika pelaku mendatanginya. Pelaku langsung melakukan aksinya.

Setelah melihat korban jatuh, pelaku kembali menghajar dengan alat dodos sawit ke leher korban sebanyak 2 (dua) kali, lalu pelaku melarikan diri karena mendengar teriakan anak korban.

"RG sedang mencuci piring di dapur. Ia mendengar jeritan minta tolong dari halaman depan rumah. Ia kemudian berlari ke halaman rumah dan melihat ayahnya sudah terbaring di tanah. RG berteriak minta tolong," jelasnya.

Usai membunuh korban, para tetangga dan keluarga melihat Niko berlari membawa dodos sawit, kemudian dikejar beramai-ramai ke belakang rumah. Pelaku membuang alat bukti tersebut ke parit. Ia berhasil ditangkap warga dan keluarga.

"Kita membawa pelaku langsung ke Polsek Bonai Darussalam dan korban kemudian dibawa ke RSUD Duri, Bengkalis untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, nyawanya tak tertolong," pungkas Kapolres.

Komentar

Berita Terkait