- Jurnalis delegasi media Sumatera menemukan banyak pilihan restoran halal di kota Chongqing dan Beijing, Tiongkok selama kunjungan sepekan.
- Restoran halal di Tiongkok menggunakan label hijau bertuliskan qing zhen untuk memudahkan umat Muslim memilih sajian makanan.
- Menu kuliner khas etnis Hui dan Uyghur didominasi olahan daging sapi, kambing, serta ayam dengan cita rasa rempah.
SuaraRiau.id - Kota Chongqing dan Beijing, Tiongkok ternyata menyediakan kuliner halal di tengah beragam makanan yang tak semua bisa dinikmati kaum Muslim seperti orang Indonesia.
Selama nyaris sepekan, jurnalis delegasi media Sumatera menikmati banyak pilihan santapan halal khas Negeri Tirai Bambu tersebut.
Restoran halal di Tiongkok umumnya memberi label qing zhen (halal) berwarna hijau sebagai tanda bisa dikonsumsi umat Islam.
![Seorang koki restoran halal di Chongqing Tiongkok sedang menyiapkan hidangan untuk tamu. [Suara,com/Eko Faizin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/07/43101-restoran-halal-di-tiongkok.jpg)
Kebanyakan kuliner halal China atau biasa disebut Qingzhen Cai, didominasi masakan etnis Muslim seperti Hui dan Uyghur, dengan bahan dasar daging sapi, ayam, dan kambing (domba).
Aroma rempah dan rasa yang khas menjadi pembeda dengan kuliner negara lain, termasuk Indonesia.
Masakan-masakan tersebut disajikan panas sehingga sebaiknya disantap saat hangat.
Di Chongqing, kami makan siang dan dinner di sejumlah restoran Chinese halal yang direkomendasikan untuk para pelancong Muslim.
"Menu andalan kami Shouzhuo yang rou," kata pengelola restoran Xibeilou Shouzhuo.
Shouzhuo yang rou merupakan masakan daging kambing yang direbus. Untuk memakannya sebaiknya menggunakan tangan langsung, tanpa sendok atau sumpit.
Tak hanya rebusan, daging diolah menjadi sate dan tumis.
![Shouzhuo yang rou (kambing rebus), hidangan halal khas Tiongkok yang menjadi menu andalan. [Suara.com/Eko Faizin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/07/35384-kambing-rebus-hidangan-halal-khas-tiongkok.jpg)
Selain Xibeilou Shouzhuo, sejumlah tempat makan halal kami kunjungi di Chongqing. Di antaranya Xiyu Yipin yang merupakan cabang Chongqing Jiu Jie.
Kemudian Qingjuzhai Chinese Restaurant, Qingjuzhai Chinese Restaurant, Zhenyishun Halal Hotpot dan Hai Tang Yi Jiu Private Kitchen.
Saat di Beijing, kami makan di Restoran Tiongkok Zhimeilou, Restoran Xibu Mahu, Restoran Jubaoyuan (hotpot domba) dan Restoran Rong Xiang Fu serta Najia Huayuan.
Semuanya menghadirkan daging sebagai andalan. Salah satunya menu hotpot, yakni rebusan daging dan sayuran yang dinikmati dengan saus wijen.
Selain daging, ada juga masakan berbahan ikan, sayuran dan jamur. Semuanya disajikan segar sehingga menjadikan siapa saja semangat melahapnya.