- Api kebakaran hutan mendekati pemukiman warga desa di Bantan Bengkalis.
- Manggala Agni berusaha menghalau karhutla usai warga meminta bantuan.
- Saat ini masih dilakukan pendinginan untuk memastikan potensi api habis.
SuaraRiau.id - Api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendekati pemukiman warga di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera (BPKHWS) menghalau api karhutla tersebut setelah ada warga yang meminta bantuan pemadaman.
"Tim berhasil mengamankan beberapa rumah warga yang terancam terdampak kebakaran. Operasi dilakukan malam hari dikarenakan warga meminta bantuan pengamanan," kata Kepala BPKHWS Ferdian Krisnanto, Rabu (8/4/2026).
Dia mengungkapkan, untuk karhutla di wilayah tersebut masih dilakukan proses pendinginan oleh satu regu Daerah Operasi (Daops) Siak.
Kegiatan pendinginan masih dilanjutkan untuk memastikan karhutla tuntas dan tidak ada lagi potensi api.
Diketahui di sekitar Desa Kembung Luar juga terdapat tiga desa lainnya yang mengalami karhutla, antara lain Desa Palkun (Kecamatan Bengkalis) yang ditangani satu regu Daops Pekanbaru.
Saat ini juga masih dilakukan pendinginan untuk memastikan potensi api benar-benar habis.
Selanjutnya pada daerah awal terjadi karhutla yakni Desa Sekodi yang ditangani satu regu Daops Siak dinyatakan sudah padam.
Hal itu setelah dilakukan pemadaman selama lima hari dan berdasarkan evaluasi sudah dinyatakan padam.
Kemudian satu lagi, kata dia, di Desa Kelemantan Barat (Kecamatan Bengkalis) yang juga ditangani satu regu Daops Siak.
Pelaksanaan pemadaman masih perlu dilanjutkan mengingat kondisi bahan penyebab kebakaran yang padat.
"Lokasi masih banyak akasia yang menjadi bahan bakar potensial. Jadi pemadaman dilanjutkan kembali," jelas Ferdian. (Antara)