Curhat Travel Umrah Riau Akibat Harga Minyak Tinggi, Sawit Anjlok saat Rupiah Lemah

Kondisi anjloknya harga sawit yang drastis, menurut Romi juga sangat mempengaruhi bisnis biro perjalanan miliknya.

Eko Faizin
Kamis, 28 Mei 2026 | 12:33 WIB
Curhat Travel Umrah Riau Akibat Harga Minyak Tinggi, Sawit Anjlok saat Rupiah Lemah
Ilustrasi jemaah umrah. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pengusaha travel umrah di Riau mengeluhkan kondisi ekonomi terhadap calon jemaahnya.
  • Naiknya harga minyak dunia dan sawit berdampa pada penjualan tiket penerbangan jemaah.
  • Sementara itu, melemahnya rupiah atas dollar juga mempengaruhi biaya umrah lainnya.

SuaraRiau.id - Usaha biro perjalanan, haji dan umrah di Pekanbaru, Riau mengeluhkan dengan kondisi ekonomi yang terjadi sejak beberapa waktu belakangan ini.

Salah satu owner travel haji dan umrah, H Irma Romi Anto menyampaikan dampak naiknya harga minyak dunia terhadap penjualan tiket penerbangan jemaah.

"Sangat berdampak, terutama kami para pedagang tiket lebih kurang 5.000 seat untuk Juni-Juli 2026 yang cancel dikarenakan harga minyak yang tinggi," kata Romi kepada Suara.com, dikutip Kamis (28/5/2026).

Menurut pemilik PT NSK tersebut, dampak ini mengakibatkan biaya tiket mengalami kenaikan sekitar Rp4-6 juta untuk sekali keberangkatan pulang dan pergi.

Kondisi anjloknya harga sawit yang drastis, menurut Romi juga sangat mempengaruhi bisnis biro perjalanan miliknya.

"Turunnya harga sawit mempengaruhi calon jemaah umrah untuk melakukan pelunasan. Jadi kemungkinan besar akan ada penundaan ulang dari jemaah," curhatnya.

Dia menyatakan calon jemaahnya lebih banyak memfokuskan kebutuhan sehari-hari, termasuk angsuran pokok yang lain.

Kendala tak sampai di situ, melemahnya rupiah atas dollar juga mengakibatkan komponen-komponen biaya umrah seperti visa, hotel dan lainnya ikut melonjak.

"Ditambah lagi kondisi ekonomi Indonesia, dollar yang tinggi. Semua dibayar dengan dollar AS dan mata uang riyal Arab Saudi mengakibatkan kenaikan biaya umrah," terang Romi.

Lebih lanjut, dia juga menyoroti larangan Bank Indonesia memperjualbelikan barang dan jasa dalam bentuk mata uang asing.

Namun di sisi lain Kementerian Haji (Kemenhaj) menetapkan biaya porsi haji plus memakai merujuk nilai dollar Amerika.

"Indonesia ini sangat lucu. Di satu sisi Kemenhaj menetapkan untuk biaya porsi haji plus wajib 4.000 dollar Amerika. Jadi pedomannya dollar, itu peraturan Kemenhaj," ucap Romi.

"Sementara kami pelaku bisnis travel umrah dilarang mematok atau memasarkan paket kami dalam bentuk dollar," tambahnya.

Romi pun berharap, pemerintah segera memberikan kebijakan ekonomi agar dunia bisnis, termasuk pelaku usaha biro perjalanan berjalan semestinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini