Gajah Mati Ditemukan di Pelalawan, BBKSDA Riau Ungkap Penyebabnya

Gajah sumatera tersebut diperkirakan mati pada Selasa (26/10/2021) pagi.

Eko Faizin
Selasa, 02 November 2021 | 21:10 WIB
Gajah Mati Ditemukan di Pelalawan, BBKSDA Riau Ungkap Penyebabnya
Seekor gajah sumatera ditemukan mati di TNTN Pelalawan. [Dok BBKSDA Riau]

Benar saja ditemukan satwa berbelalai itu dengan badan kurus dan kondisi lemas. Di sekitar lokasi tampak Gajah tersebut memuntahkan batang dan pelepah sawit yang dimakannya.

Tim selanjutnya melaporkan hasil investigasi lapangan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis satwa yang dilindungi tersebut.

"Sabtu (23/10) tim langsung melakukan pengobatan terhadap gajah tersebut. Dimana dilakukan pembiusan, identifikasi dan pemeriksaan," tuturnya.

Dari pemeriksaan, gajah itu berumur 30 tahun dengan tinggi 217 cm dan berat badan lebih kurang 2 ton. Namun kondisi badannya kurus dan nafsu makannya kurang.

Kemudian, gajah malang itu juga mengalami radang atau pembekakan dan luka terbuka pada bagian organ reproduksi luar yang telah ada larva ulat di bagian tersebut.

Tim kemudian melakukan pembersihan luka dan pemberian obat topikal pada daerah luka. Pengambilan sampel darah juga dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan gajah secara umum.

Usai dilakukan pengobatan, tim medis segera menyadarkan satwa dan melepasliarkan kembali ke habitatnya sambil melakukan pemantauan dan pengamatan pergerakan satwa untuk mengetahui kondisi selanjutnya.

Gajah terlihat bergerak lebih gesit dari sebelum pengobatan. Gajah betina itu mengarah ke hutan tersisa kawasan Balai Taman Nasional Tesso Nilo sekitar Bukit Apolo dan pondok Kompe sebelum akhirnya ditemukan mati.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini