- Polda Riau memastikan tidak ada korban jiwa akibat ledakan di Kilang Pertamina Dumai pada Rabu malam.
- Kendala operasional unit kilang memicu suara bising serta cahaya api obor yang mengejutkan warga sekitar.
- Pertamina berhasil menangani masalah tersebut dan memastikan seluruh fasilitas kilang kini berada dalam kondisi aman.
SuaraRiau.id - Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ledakan di kawasan Kilang Pertamina Dumai, Rabu (2/9/2026) malam.
Kepastian tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi Suara.com dan setelah pihak kepolisian melakukan koordinasi di lapangan.
"Hasil koordinasi di lapangan tidak ada korban jiwa," kata Akmadi, Kamis (3/9/2026).
Meski situasi dipastikan aman, Akmadi menyebut personel kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi kilang minyak.
Penempatan petugas dilakukan untuk memastikan keamanan sekaligus memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut.
Sebelumnya, warga di sekitar Kilang Pertamina Dumai dikejutkan suara dentuman yang cukup keras pada Rabu malam.
Suara tersebut terdengar dari arah kawasan kilang dan membuat sejumlah warga penasaran dengan sumbernya.
Perhatian warga semakin tertuju ke kawasan kilang setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan cahaya kuning kemerahan menerangi langit malam dari arah fasilitas Pertamina.
Rekaman tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sebagian warganet bahkan menyebut telah terjadi ledakan di dalam kawasan kilang.
Namun, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai memberikan penjelasan terkait suara bising dan membesarnya cahaya api yang terlihat dari luar kawasan kilang.
Area Manager Communication PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang.
Menurutnya, suara letupan yang terdengar warga merupakan dampak dari proses pelepasan tekanan menuju api obor atau flare saat proses start up.
"Kami menyampaikan bahwa saat ini terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang yang menyebabkan timbulnya suara bising dan api obor membesar seperti di media sosial," kata Rum, Kamis (3/9/2026).
Rum memastikan kendala tersebut telah ditangani oleh tim sesuai prosedur yang berlaku.
Ia juga menegaskan seluruh fasilitas kilang saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif.