3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla

Sambudi menyampaikan kondisi itu disebut berasal dari asap kiriman dari wilayah lain.

Eko Faizin
Sabtu, 12 September 2026 | 10:49 WIB
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
Kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (19/8/2026). [ANTARA FOTO/Rony Muharrman/tom]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 3.028 warga Pekanbaru menderita ISPA dalam dua pekan akibat kabut asap karhutla.
  • Dinas Kesehatan Pekanbaru telah membagikan 11.000 masker gratis kepada masyarakat sejak 10 September 2026.
  • Sebanyak 21 puskesmas disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan serta persediaan obat-obatan bagi warga terdampak.

SuaraRiau.id - Sebanyak 3.028 warga Pekanbaru tercatat mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam dua pekan terakhir dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dedy Sambudi meminta masyarakat tetap mewaspadai dampak kabut asap karhutla terhadap kesehatan.

"Warga diminta untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan," katanya, Kamis (10/9/2026).

Sambudi mengungkapkan,ribuan kasus ISPA tersebut dihimpun Dinas Kesehatan dari 21 Puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru.

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan karena kabut asap masih terlihat di langit Kota Pekanbaru.

Sambudi menyampaikan kondisi itu disebut berasal dari asap kiriman dari wilayah lain.

Dinas Kesehatan Pekanbaru bersama sejumlah pihak terkait juga terus melakukan upaya perlindungan terhadap masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik.

Salah satunya dengan membagikan masker secara gratis.

Hingga saat ini, total masker yang telah dibagikan kepada masyarakat selama kabut asap melanda Pekanbaru mencapai 11 ribu masker.

Pembagian masker tersebut tidak hanya bertujuan melindungi masyarakat dari paparan udara yang tidak sehat, tetapi sekaligus menjadi bagian dari edukasi agar warga lebih peduli terhadap kesehatan selama kondisi kabut asap.

Dedy menyebut paparan udara akibat kabut asap dapat berdampak pada berbagai kelompok usia.

"Yang terdampak ISPA ada balita, anak-anak hingga lansia," jelasnya.

Dinas Kesehatan memastikan pembagian masker gratis akan terus dilakukan selama kondisi kualitas udara masih tidak sehat.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan persediaan masker dan obat-obatan di 21 Puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap dapat memperoleh penanganan di tengah kondisi kabut asap," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini