- Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberlakukan pembelajaran jarak jauh untuk PAUD, SD, dan SMP mulai 26 hingga 29 Agustus 2026.
- Kebijakan darurat tersebut diterapkan akibat penurunan kualitas udara yang disebabkan oleh bencana kebakaran hutan dan lahan.
- Dinas Pendidikan Bengkalis mengeluarkan surat edaran untuk melindungi kesehatan seluruh siswa serta tenaga kependidikan dari kabut asap.
SuaraRiau.id - Kebijakan pembelajaran jarak jauh (daring) diberlakukan Pemkab Bengkalis selama 4 hari menyusul kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Hadi Prasetyo menjelaskan, pembelajaran daring terhitung mulai 26 Agustus hingga 29 Agustus 2026.
"Kebijakan ini ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Bengkalis," jelasnya, Rabu (26/8/2026).
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 1.203 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Selama Bencana Kabut Asap, yang ditetapkan di Bengkalis pada 25 Agustus 2026.
Hadi menyebutkan, keputusan itu diambil sebagai langkah untuk menjaga kesehatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan di tengah memburuknya kualitas udara.
Selain menerapkan pembelajaran daring, Dinas Pendidikan juga mengimbau seluruh orang tua murid dan warga sekolah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Penggunaan masker juga dianjurkan apabila terdapat keperluan mendesak yang mengharuskan masyarakat beraktivitas di luar rumah.
Sementara itu, Korwilcam, pengawas, diminta melakukan pemantauan serta memberikan bimbingan selama pelaksanaan pembelajaran dari rumah.
Hadi mengimbau, perkembangan kegiatan tersebut juga diminta dilaporkan secara berkala kepada Dinas Pendidikan Bengkalis.
Sedangkan sekolah/madrasah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) diminta menyesuaikan karena di luar kewenangan Dinas Pendidikan.
Dinas Pendidikan menyampaikan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya akan diinformasikan lebih lanjut dengan menyesuaikan perkembangan kondisi kualitas udara di Bengkalis.