- Sebagian wilayah Kota Pekanbaru diguyur hujan sedang pada Rabu dini hari dan pagi, (26/8/2026), di tengah kabut asap karhutla.
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi wilayah lain di daerah tersebut berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir serta angin kencang.
- Kualitas udara Pekanbaru sempat mencapai kategori berbahaya dengan angka 412 sebelum polutan PM2.5 tercatat setinggi 281 mikrogram per meter kubik.
SuaraRiau.id - Sebagian wilayah Kota Pekanbaru diguyur hujan sedang pada Rabu (26/8/2026) dini hari dan pagi di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan prediksi BMKG, daerah yang mengalami hujan di antaranya Sukajadi, Pekanbaru Kota, Sail, Lima Puluh, Senapelan, Rumbai, Bukit Raya, Tampan, Marpoyan Damai, Tenayan Raya, Payung Sekaki, Rumbai Pesisir.
Sementara kabupaten/kota lainnya masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan BMKG, grafik kualitas udara konsentrasi partikulat (PM2.5) di Pekanbaru hari ini menunjukkan level baik.
Diketahui, pada Selasa (25/8/2026) kualitas udara Pekanbaru berdasarkan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) mencapai 412, yang masuk kategori berbahaya.
Berdasarkan data kualitas udara yang terpantau pada pukul 06.00 WIB, polutan utama di Kota Pekanbaru adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 281 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Tingginya konsentrasi PM2.5 tersebut menunjukkan kondisi udara yang perlu mendapat perhatian serius.