- Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal memperpanjang sistem pembelajaran daring selama tiga hari mulai Selasa (25/8/2026).
- Kebijakan tersebut diambil akibat kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan mencapai kategori berbahaya dengan AQI 412.
- Dinas Pendidikan mengimbau orang tua agar memastikan anak tetap berada di dalam rumah guna menghindari paparan kabut asap.
SuaraRiau.id - Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem daring untuk seluruh sekolah tingkat PAUD/TK, SD dan SMP di Pekanbaru diperpanjang hingga tiga hari ke depan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal menjelaskan perpanjangan tersebut menyusul kondisi kualitas udara di Ibu Kota Provinsi Riau itu belum membaik akibat kabut asap.
"Setelah mempertimbangkan hal tersebut maka diputuskan untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh atau daring," katanya, Selasa (25/8/2026).
Dalam beberapa hari ini, kualitas udara Pekanbaru berada di level tidak sehat bahkan sempat berada pada kategori berbahaya.
Satuan pendidikan diminta melaksanakan pembelajaran daring secara sederhana, efektif, dan tidak membebani peserta didik, dengan tetap memastikan proses pembelajaran berjalan mestinya.
"Akan diperpanjang selama tiga hari ke depan. Sambil kita melihat update kualitas udara," jelasnya.
Jamal juga mengimbau kepada orang tua atau wali untuk memastikan anak tetap berada di dalam rumah dan tidak bermain maupun melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan kabut asap.
"Jika terpaksa keluar rumah, agar menggunakan masker," pesannya.
Untuk diketahui, kabut asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (25/8/2026) pagi.
Kondisi tersebut diikuti memburuknya kualitas udara dengan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) mencapai 412, yang masuk kategori berbahaya.
Berdasarkan data kualitas udara yang terpantau pada pukul 06.00 WIB, polutan utama di Kota Pekanbaru adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 281 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Tingginya konsentrasi PM2.5 tersebut menunjukkan kondisi udara yang perlu mendapat perhatian serius.