Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Kabut Asap, Wilayah Lain Didominasi Berawan

Sedangkan kondisi cuaca di mayoritas wilayah di Indonesia didominasi cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal.

Eko Faizin
Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:48 WIB
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Kabut Asap, Wilayah Lain Didominasi Berawan
Ilustrasi kabut asap di Pekanbaru. [IG/pkucity]
Baca 10 detik
  • BMKG menyatakan Pekanbaru berpotensi mengalami kabut pada Kamis, 20 Agustus 2026 mendatang.
  • Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah menyebutkan Bengkulu, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor berpotensi hujan ringan.
  • Bibit siklon tropis 95W memicu potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia.

SuaraRiau.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Pekanbaru berpotensi mengalami asap atau kabut pada Kamis (20/8/2026).

"Sementara itu, hujan ringan berpotensi mengguyur Bengkulu, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor," ujar Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah.

Sedangkan kondisi cuaca di mayoritas wilayah di Indonesia didominasi cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal.

Di Indonesia bagian barat, cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda.

BMKG memprakirakan udara kabur bakal menyelimuti Padang, Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, dan Banjarmasin.

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, sebagian besar kota besar juga diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal, seperti di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke.

Hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Palu, dan Jayawijaya, sedangkan Kendari berpotensi mengalami udara kabur.

Kendati demikian, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, berkaitan dengan bibit siklon tropis 95W di pesisir timur Pulau Hainan, China.

Sistem dengan tekanan sekitar 999 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum 25 knot itu bergerak ke arah barat laut dan memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan.

Bibit siklon tersebut memicu daerah konvergensi dan konfluensi yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar sistem dan sepanjang wilayah konvergensi.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs bmkg.go.id dan media sosial resmi BMKG. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini