Panitia SPMB Dilarang Terima Titipan-Gratifikasi, SF Hariyanto: Jangan Coba-coba!

Plt Gubri menekankan, proses penerimaan murid baru harus berlangsung sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Eko Faizin
Senin, 15 Juni 2026 | 12:31 WIB
Panitia SPMB Dilarang Terima Titipan-Gratifikasi, SF Hariyanto: Jangan Coba-coba!
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. [Dok Humas Pemprov Riau]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan sistem penerimaan murid baru SMA dan SMK negeri sejak awal Juni 2026 lalu.
  • Plt Gubernur Riau melarang keras praktik gratifikasi dan kecurangan serta mengancam akan memberikan sanksi bagi pihak pelanggar.
  • Pemerintah memastikan pengawasan ketat dilakukan agar proses seleksi penerimaan murid baru berjalan objektif, transparan sesuai aturan.

SuaraRiau.id - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Riau Tahun Ajaran 2026/2027 digelar sejak awal Juni lalu.

Plt Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto mengaku tidak akan mentoleransi praktik gratifikasi maupun kecurangan saat pelaksanaan SPMB 2026.

"Jangan coba-coba menerima bingkisan gratifikasi. Kalau terbukti, akan kami berikan sanksi. Semua kepala sekolah tanpa terkecuali," katanya, Senin (15/6/2026).

SF Hariyanto mengingatkan seluruh kepala sekolah dan panitia agar menjaga integritas serta tidak memanfaatkan momentum SPMB Riau untuk kepentingan pribadi.

Dia juga mewanti-wanti para orangtua untuk tidak tergiur oleh pihak-pihak yang mengaku bisa membantu memasukkan anak ke sekolah tertentu dengan imbalan uang atau fasilitas lainnya.

"Orangtua jangan percaya dengan janji-janji dari pihak luar. Kalau memang memenuhi syarat dan sesuai aturan, Insya Allah masuk," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah akan mengawasi secara ketat jalannya SPMB agar berlangsung objektif, transparan, dan adil bagi seluruh peserta.

"Kita siap mendukung pelaksanaan SPMB yang bersih. Panitia sekolah harus bekerja dengan jujur. Jangan ada rekayasa. Kalau ditemukan kecurangan, akan diberikan sanksi," sebut SF Hariyanto.

Plt Gubri menekankan, proses penerimaan murid baru harus berlangsung sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Menurut SF Hariyanto, tidak boleh ada titipan, permainan data, maupun upaya meloloskan calon murid melalui cara-cara yang melanggar ketentuan.

Dia menyebut Pemprov Riau juga terus mendukung keberadaan sekolah swasta sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan.

"Kita dukung sekolah negeri, sekolah swasta juga kita dukung. Yang penting jangan sampai ada pelanggaran aturan dalam proses penerimaan murid baru ini," tegas SF Hariyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini