Pipa Gas Terbakar di Indragiri Hilir, Jalan Lintas Timur Ditutup Sementara

Personel Polsek Kemuning juga melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Lintas Timur.

Eko Faizin
Sabtu, 03 Januari 2026 | 12:12 WIB
Pipa Gas Terbakar di Indragiri Hilir, Jalan Lintas Timur Ditutup Sementara
Ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kemuning, Indragiri Hilir, Jumat (2/1/2026) petang. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pipa gas PT TGI di Batu Ampar Indragiri Hilir meledak.
  • Akibat ledakan, semburan api pipa gas memicu kebakaran.
  • Polisi melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.

SuaraRiau.id - Warga dikagetkan dengan ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (2/1/2026) petang.

Kasatintelkam Polres Indragiri Hilir, AKP Jamaluddin, menyampaikan bahwa suara ledakan tersebut lalu disusul semburan api dari pipa gas hingga memicu kebakaran.

"Awalnya masyarakat mendengar suara ledakan cukup keras. Tidak lama kemudian, api menyembur dari pipa gas PT Trans Gas Indonesia dan menyebabkan kebakaran," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.

Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan menghimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

"Demi keselamatan bersama, masyarakat yang berada dekat dengan lokasi api kami himbau untuk menjauh dan mengungsi sementara," jelas AKP Jamaluddin.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan mengingat potensi bahaya dari semburan api dan gas.

Tidak hanya itu, personel Polsek Kemuning juga melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Lintas Timur.

Arus kendaraan dihentikan sementara guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memberi ruang bagi proses penanganan di lokasi kejadian.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan hingga saat ini belum ada warga yang terdampak langsung akibat peristiwa tersebut.

Hal ini dikarenakan jarak pipa gas dengan permukiman warga mencapai sekitar 500 meter.

"Untuk sementara belum ada laporan masyarakat yang terdampak. Jarak antara pipa gas dengan rumah warga kurang lebih 500 meter," terangnya.

AKP Jamaluddin juga menambahkan bahwa kondisi di lokasi kejadian hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun cuaca hujan lebat dan api dari pipa gas masih menyala.

"Sampai saat ini situasi di TKP aman dan kondusif. Cuaca sedang hujan lebat, namun api masih terlihat menyala," tegasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini