Ratusan Rumah di Rokan Hulu Terendam Banjir, Warga Ngaku Belum Dapat Bantuan

Warga ramai-ramai menyelamatkan barang berharga miliknya.

Eko Faizin
Kamis, 28 Desember 2023 | 14:45 WIB
Ratusan Rumah di Rokan Hulu Terendam Banjir, Warga Ngaku Belum Dapat Bantuan
Banjir menggenangi rumah warga Rokan Hulu. [Ist]

SuaraRiau.id - Ratusan rumah tiga desa di Rokan Hulu terendam banjir sejak beberapa hari lalu hingga Kamis 28 Desember 2023. Warga ramai-ramai menyelamatkan barang berharga miliknya.

Selain itu, salah satu warga Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu bernama Wati mengaku belum ada bantuan dari pemerintah setempat.

"Kondisi air masih tinggi, satu meter lebih. Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah setempat," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.

Wati mengaku dibantu kerabatnya untuk menyelamatkan barang berharganya ke tempat yang lebih aman dari banjir.

"Air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Kami juga khawatir penyakit menular akan datang," jelasnya.

Sementara Dermawan, warga di Desa Pasir Pangaraian menjelaskan jika sampai saat ini banjir masih menggenangi rumahnya.

"Kondisi masih banjir dengan ketinggian air hingga 1 meter lebih. Bantuan dari Pemda juga belum ada," sebut dia.

Sebelumnya, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono menyatakan sebanyak 320 rumah dari tiga desa tersebut terdampak banjir hingga satu meter lebih.

Polisi mengevakuasi sejumlah warga terdampak banjir menuju tempat yang aman, Selasa (26/12/2023) sore. Bahkan di antaranya dua orang lanjut usia (lansia) warga Desa Babussalam.

"Ada 3 desa yang terendam banjir. Yakni Desa Babussalam, Kelurahan Pasirpengaraian serta Desa Pematang Barangan. Dua lansia kita evakuasi dari rumah yang terendam banjir," kata Kapolres.

Budi yang turun langsung ikut mengevakuasi warga dengan perahu karet menyebutkan bahwa banjir itu akibat luapan air sungai Batang Lubuh Kecamatan Rambah Rokan Hulu.

Dia menyampaikan bahwa ketinggian air di Desa Babussalam mencapai 80 centimeter (cm) dan merendam 140 rumah atau kepala keluarga. Selain itu, dua fasilitas umum juga terendam air.

Kemudian di Kelurahan Pasir Pengaraian ketinggian air mencapai 70 cm dan merendam 110 rumah atau kepala keluarga.

Sedangkan di Desa Pematang Berangan ketinggian air mencapai 90 centimeter dengan dampak 70 rumah atau kepala keluarga terendam air.

Budi mengungkapkan bahwa tim gabungan mengevakuasi dua orang warga yang terjebak banjir di dalam rumahnya. Warga itu merupakan orang tua yang sudah usia lanjut.

"Yang utama, korban banjir harus kita selamatkan. Tadi ada dua orang warga yang kami evakuasi menggunakan perahu karet ke TK Babussalam yang aman dari banjir," terangnya.

Budi menegaskan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu. Namun, Budi meminta warga untuk selalu waspada. Pihaknya juga stand by di lokasi untuk menjaga warga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini