facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mahasiswi UIN Suska Akui Bercumbu dengan Pacar saat Kuliah Online, Pasrah Diberi Sanksi

Eko Faizin Rabu, 02 Maret 2022 | 15:00 WIB

Mahasiswi UIN Suska Akui Bercumbu dengan Pacar saat Kuliah Online, Pasrah Diberi Sanksi
Ilustrasi kuliah online lewat Zoom Meeting. [Gabriel Benois/Unsplash]

AAF pun kini mengaku kalau dirinya siap menerima segala bentuk hukuman yang diberikan pihak kampus dalam sidang kode etik.

SuaraRiau.id - Mahasiswi UIN Suska Riau yang kedapatan beradegan mesum dengan sang pacar saat kuliah online akhirnya mengaku bersalah.

Mahasiswi berinisial AAF itu sebelumnya diketahui terekam bercumbu saat kampusnya mengadakan kuliah umum secara daring via Zoom meeting pada Selasa (1/3/2022).

AAF pun kini mengaku kalau dirinya siap menerima segala bentuk hukuman yang diberikan pihak kampus dalam sidang kode etik.

"Yang bersangkutan siap menerima sanksi yang diberikan pihak kampus atas perbuatannya," ujar Wakil Dekan 1 Fakultas Tarbiyah UIN Suska Riau, Zarkasih kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa 1 Maret 2022.

Sebelumnya, mahasiswi UIN Suska Riau, AAF yang adegan bercumbunya terekam saat kuliah daring membuat klarifikasi usai tangkapan layar fotonya tersebar di WhatsApp.

AAF, melalui video berdurasi 1 menit 42 detik, mengaku foto yang tersebar bukan dirinya. Dia mengaku telah menjadi korban.

"Saya minta maaf kepada teman-teman semua karena telah tersebarnya foto-foto yang tidak senonoh. Saya Afita Ani Fauziah ingin mengklarifikasikan tentang foto yang beredar di acara kuliah umum pagi tadi," ujar AAF seperti dalam video yang tersebar tersebut.

Mahasiswi semester 2 UIN Suska Riau itu bahkan mengaku akun WhatsApp dan email miliknya pernah dibajak orang lain.

"Bahwa itu bukanlah saya. Pernah waktu itu WA saya terbajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan akun e-mail saya terbajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya tidak tahu sama sekali tentang foto ini. Saya tahu diberitahukan teman saya dan saya melihat itu kaget dengan foto-foto itu," jelas dia.

"Waktu itu saya di Kampar perbatasan Pekanbaru. Saya berada di tempat kawan saya, saya memanggil orang tuanya mamak. Teman saya perempuan namanya Dian. Di rumah hanya ada saya, Dian, dan orangtuanya saja. Laki-laki tidak ada sama sekali," sambungnya.

Dalam video tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf lantaran telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Komentar

Berita Terkait