"Isu lain yang menjadi atensi media adalah bencana banjir di Jakarta pada bulan Februari, kebijakan saat terjadi lonjakan kasus COVID-19 di DKI Jakarta pada bulan Juni, dan pemanggilan oleh KPK terkait dengan pengadaan lahan di Munjul pada bulan September," jelas Rustika.
Posisi kedua Gubernur Terpegah 2021 diduduki Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 85.158 berita.
Menurut dia, figur Ganjar mendapat sorotan saat penanganan Covid-19 di beberapa wilayah, terutama saat ada ledakan Covid-19 di Kudus hingga akhirnya berakhir.
Kebijakan banjir di Semarang pada bulan Februari lalu juga menjadi atensi ketika Ganjar meminta Kali Babon dinormalisasi.
Selain itu, media juga menyorot Ganjar saat membanggakan penunjukan Indonesia sebagai Presidensi G20, kehadiran di Papua untuk menyemangati atlet-atlet Jateng saat PON, isu konflik dengan PDI Perjuangan, serta ramai soal deklarasi sukarelawan Ganjar untuk Pilpres 2024.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) di posisi ketiga Gubernur Terpegah 2021 dengan 73.567 berita.
Menurut Rustika, Kang Emil disorot media soal aksi demo buruh memprotes kenaikan UMP. Selain itu, RK terlibat pro kontra penetapan Bandara Kertajati menjadi bengkel pesawat.
RK juga terpantau ramai diberitakan soal penerapan PPKM di Jawa Barat, terutama saat lonjakan kasus Covid-19 pada bulan Juni lalu, serta isu pencalonannya untuk capres 2024.
"Kang Emil juga sempat disorot media karena mengkritik impor beras," kata Rustika.
Peringkat keempat Gubernur Terpegah diduduki Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 51.830 berita. Khofifah, kata Rustika, disorot media terutama saat berduka karena tenggelamnya KRI Nanggala 402 dan penanganan bencana erupsi Gunung Semeru.