- Plt Gubri SF Hariyanto dicecar pertanyaan saat menjadi saksi sidang Abdul Wahid.
- SF Hariyanto menjelaskan perjalanan politik hingga hubungan renggang dengan Wahid.
- Namun, SF mengakui hubungannya akrab saat mencalonkan diri di Pilgub Riau 2024.
SuaraRiau.id - Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto dicecar dengan pertanyaan dari kuasa hukum Abdul Wahid saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).
Dalam persidangan tersebut, SF Hariyanto, juga terlibat dialog langsung dengan terdakwa Abdul Wahid terkait perjalanan politik pasangan Bermarwah hingga hubungan keduanya merenggang.
Penasihat hukum Wahid menyoroti latar belakang SF Hariyanto yang pernah bertugas di kementerian sebelum menjabat di lingkungan Pemprov Riau.
![Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Abdul Wahid-SF Hariyanto mendaftar ke KPU Riau diantar Ustaz Abdul Somad, Rabu (28/8/2024). [Dok KPU Riau]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/28/84893-bakal-calon-gubernur-dan-wakil-gubernur-riau-abdul-wahid-sf-hariyanto.jpg)
"Saksi ini luar biasa dan pernah bertugas di kementerian?" tanya pengacara dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
"Benar," jawabnya.
Pada bagian lain, advokat menanyakan hubungan pribadi SF Hariyanto dengan Abdul Wahid, termasuk apakah pernah menjenguk terdakwa selama menjalani proses hukum di rumah tahanan.
"Apakah saudara saksi pernah menjenguk Abdul Wahid di Lapas atau Rutan Sialangbungkuk?" tanya advokat.
"Tidak pernah," jelas SF Hariyanto.
Saat ditanya mengenai kedekatannya dengan Abdul Wahid sebelum proses hukum berlangsung, ia mengakui bahwa hubungan mereka cukup baik ketika sama-sama berjuang dalam kontestasi politik saat Pilgub Riau 2024.
"Dulu akrab saat nyalon," ujar SF Hariyanto.
Namun SF Hariyanto mengaku tidak pernah menemui bahkan menjumpai Abdul Wahid saat ditahan oleh KPK dan selama berada di Rutan Sialangbungkuk.