- SF Hariyanto dan Abdul Wahid terlibat adu argumen di sidang dugaan korupsi, Rabu (3/6/2026).
- Abdul Wahid menanyakan soal permintaan maaf yang disebut pernah dilakukan SF Hariyanto.
- Namun, SF Hariyanto tak membantah meski foto bersama Kapolda Riau tersebar ke mana-mana.
SuaraRiau.id - Kehadiran Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menjadi saksi di sidang dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid sempat membuat tegang isi ruangan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).
Banyak hal yang terungkap saat persidangan tersebut. Salah satunya ketika Abdul Wahid menanyakan soal permintaan maaf yang disebut pernah dilakukan SF Hariyanto.
"Berapa kali Bapak minta maaf ke saya dan cium tangan saya?" tanya Wahid dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
![Sidang dugaan kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Rabu (3/6/2026). [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/03/55274-sidang-dugaan-kasus-korupsi-abdul-wahid.jpg)
Mendengar pertanyaan tersebut, Plt Gubri langsung bereaksi.
"Siapa Bapak kiranya?" jawab SF Hariyanto.
Adu argumen berlanjut, saat Abdul Wahid mengungkit peristiwa Kapolda Riau mempertemukan keduanya untuk berdamai.
"Waktu Kapolda mendamaikan kita dan foto tersebar ke mana-mana," kata Wahid.
Namun kembali SF membantah.
"Saya tidak ada cium tangan Bapak. Siapa Bapak rupanya?" tegasnya.
Pada persidangan itu, Abdul Wahid juga menepis anggapan bahwa dirinya tidak pernah memberikan tugas kepada SF Hariyanto selama menjabat.
"Bapak bilang saya tidak pernah kasih tugas. Silakan tanya ke Taufik dan Syahrial Abdi," kata Abdul Wahid.
Wahid juga mengaku pernah memberikan izin kepada SF Hariyanto untuk berobat dan tetap menjaga hubungan baik.
"Bapak datang bersama Kapolda, bilang izin berobat. Saya kasih izin dan baik, akrab kepada SF," katanya.
Wahid kemudian mempertanyakan alasan kemarahan SF Hariyanto yang disebut merasa tidak dilibatkan dalam pemerintahan.
"Mengapa Bapak marah, merasa saya tidak melibatkan bapak?" tanya Wahid.