alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sudah Nunggu dari Pagi, Warga Pekanbaru Kesal Tak Jadi Vaksinasi

Eko Faizin Jum'at, 30 Juli 2021 | 16:24 WIB

Sudah Nunggu dari Pagi, Warga Pekanbaru Kesal Tak Jadi Vaksinasi
Tangkapan layar video vaksinasi massal di Pekanbaru sempat ricuh. [Instagram/@pkucity]

Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengaku masyarakat antusias ingin suntik vaksin.

SuaraRiau.id - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di dua lokasi di Pekanbaru dikabarkan sempat ricuh. Hal itu terlihat dalam unggahan story di akun Instagram @pkucity, Jumat (30/7/2021).

Dalam video, terlihat seorang wanita tampak emosi kepada petugas. Perempuan tersebut kecewa lantaran tidak bisa mendapatkan suntik vaksin pagi itu.

Diketahui, vaksinasi massal tersebut digelar di Gedung Guru dan Masjid Raya Nur Salam Kota Pekanbaru, Jumat 30 Juli 2021.

Selain seorang wanita, banyak masyarakat kecewa lantaran tidak bisa mengikuti vaksinasi massal. Masyarakat kecewa lantaran tidak bisa mendapat suntik vaksin dan menganggap informasi tidak jelas.

Tidak sedikit warga rela datang sejak pagi demi mengantre vaksin Covid-19.

"Capek-capek pagi-pagi. Saya jam 5 subuh sudah bangun, demi mengikuti pemerintah agar masyarakat tenang mencari nafkah. Tapi kita ditolak disuruh besok datang lagi," teriak soerang warga kepada petugas.

Suasana vaksinasi menjadi tidak kondusif. Banyaknya masyarakat yang datang menimbulkan kerumunan.

Petugas pun tampak menenangkan dan memberi penjelasan. Sejumlah warga lainnya juga berteriak emosi dan kecewa.

Pasalnya kegiatan vaksinasi hanya dikhususkan bagi warga Kecamatan Marpoyan Damai. Mereka yang ingin vaksin harus membawa undangan dari RT/RW setempat.

Camat Marpoyan Damai menjelaskan, vaksin terbatas hanya ada 750 vaksin. Sebab itu pihaknya membuat surat untuk disebarkan per kelurahan yang ada di Kecamatan Marpoyan Damai. Tujuan lainnya agar bisa menghindari kerumunan.

Komentar

Berita Terkait