- Sejumlah lapangan padel mulai menjamur di Kota Pekanbaru.
- Bertambahnya fasilitas berdampak pada peningkatan aktivitas olahraga.
- Saat ini, ada sekitar 10 lapangan padel dibangun di Kota Pekanbaru.
SuaraRiau.id - Pertambahan lapangan padel di Pekanbaru menunjukkan perkembangan yang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap cabang olahraga tersebut.
Salah satunya lapangan padel Lapadella yang diharapkan dapat menambah pilihan lokasi penyelenggaraan kegiatan dan turnamen padel di Pekanbaru.
"Kami berharap dapat menambah tempat dan lokasi pelaksanaan berbagai event padel. Sehingga semakin menarik minat masyarakat," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru Edward Riansyah belum lama ini.
Dia menyampaikan, bertambahnya fasilitas olahraga di Kota Pekanbaru tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas olahraga masyarakat.
Tetapi, maraknya fasilitas olahraga juga dapat diarahkan sebagai potensi sport tourism yang mampu mendukung sektor pariwisata daerah.
"Penyelenggaraan turnamen padel yang bersifat terbuka atau open, sebagaimana disampaikan panitia," ujar Edward.
Dia berharap, kepengurusan cabang olahraga padel dapat segera terbentuk secara resmi dan memperoleh pengakuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke depan.
Apabila kepengurusan telah terbentuk dan diakui KONI, maka padel berpeluang untuk diikutsertakan dalam ajang olahraga yang lebih besar.
"Bahkan tidak menutup kemungkinan dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang," sebut Edward.
Saat ini, jumlah lapangan padel di Kota Pekanbaru telah mencapai lebih dari 10 lapangan.
Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pembinaan atlet serta pengembangan olahraga padel secara berkelanjutan di Kota Pekanbaru.
Padel juga menjadi cabang olahraga yang memiliki potensi besar, mulai dari pembinaan atlet, penguatan komunitas, hingga mendorong sport tourism serta gaya hidup sehat di tengah masyarakat.