alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sampan Terbalik saat Jala Ikan, Warga Pekanbaru Hilang di Sungai Siak

Eko Faizin Selasa, 20 April 2021 | 07:00 WIB

Sampan Terbalik saat Jala Ikan, Warga Pekanbaru Hilang di Sungai Siak
Petugas SAR saat mencari korban yang hilang saat menjaring ikan di Sungai Siak, Pekanbaru. [Dok Tim SAR]

Saat itu korban sedang menjala ikan menggunakan sampan, lalu sampannya oleng, terbalik dan akhirnya tenggelam.

SuaraRiau.id - Seorang warga Pekanbaru bernama Fajar Eko Wahyu (32) dinyatakan hilang sejak sampan yang digunakannya mencari ikan dengan cara menjaring itu tenggelam di Sungai Siak, Kelurahan Agrowisata, Rumbai Barat, Minggu (18/4/2021).

Saat ini, pria yang hilang itu masih dalam pencarian tim SAR di lokasi seputar hilangnya korban.

Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo menjelaskan peristiwa hilangnya warga yang mencari ikan tersebut terjadi Minggu siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu korban sedang menjala ikan menggunakan sampan, lalu sampannya oleng, terbalik dan akhirnya tenggelam.

"Kemarin kita mendapatkan laporan sekitar pukul 14.30 WIB, dan langsung menerjunkan tim SAR menuju lokasi guna membantu pencarian korban," katanya, Senin (19/4/2021).

Dijelaskan Kukuh, sore itu Tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Kemudian menyisir sungai dan mencari korban tenggelam di seputaran sungai tersebut.

Namun pencarian juga belum membuahkan hasil, petugas masih terus menyisir lokasi untuk mencari keberadaan nelayan tersebut.

"Pada Pukul 18.00 WIB operasi tim SAR dihentikan sementara dengan hasil nihil. Hari ini kita kembali lakukan pencarian dengan memperluas radiusnya. Namun korban masih belum ditemukan," jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini tim gabungan yang terdiri dari 6 orang Rescue Kansar Pekanbaru dan 12 orang dari BPBD Pekanbaru.

Kemudian juga ada 3 orang petugas Satuan Polair, 5 orang petugas Polsek Rumbai dan 15 masyarakat serta keluarga korban yang masih terus melakukan pencarian.

Segala daya dan upaya masih dikerahkan petugas gabungan untuk menemukan korban yang menjaring ikan tersebut. Pencarian juga dilakukan dengan peralatan yang memadai.

Kontributor : Panji Ahmad Syuhada

Komentar

Berita Terkait