SuaraRiau.id - Suasana persimpangan Jalan Gajah Mada, Duri, Bengkalis tampak padat merayap, Selasa (25/1/2022) siang. Kondisi itu terjadi tak lama usai para wakil rakyat dari DPRD Bengkalis yang menerima aspirasi turun ke lokasi.
Keberadaan portal tersebut pun menjadi pro dan kontra lantaran dinilai mengganggu roda ekonomi masyarakat setempat, terutama para pengusaha.
Pemkab Bengkalis membangun portal tersebut guna mengantisipasi kerusakan jalan yang baru dianggarkan untuk perbaikan.
Melalui dinas PUPR sebagai perpanjangan tangan, jalanan tersebut telah dibangun dengan skema rigit beton.
Kemacetan yang menghiasi di Jalan Sebanga, Duri tersebut berulang kali terjadi lantaran truk-truk tonase berat lalu lalang.
Bahkan sesekali, bongkar muat angkutan juga dilakukan tepat di badan jalan, sehingga menyebabkan hambatan lalu lintas.
Siang itu, Selasa (25/1/2022), truk pengangkut sembako melintang di sisi jalan untuk kepentingan melangsir barang sembako yang akan dibawa ke kawasan pemukiman penduduk di Sebanga, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis.
Akibatnya, kemacetan pun tak terelakan. Aparat yang berada di lokasi menegur dan memberikan peringatan kepada pengusaha untuk memindahkan truknya yang menghalau jalan.
Namun tampaknya, imbauan itu tak diindahkan sehingga menimbulkan sedikit kericuhan di lokasi.
"Borgol saya, borgol saya," teriak salah satu pelangsir sembako sambil menjulurkan tangan, di lokasi.
Tak pelak, hal itu juga menyulut emosi salah satu aparat penegak hukum yang melihat rekan sekaligus atasannya "dicemeeh" usai memberi teguran.
Namun suasana pecah itu segera meredam lantaran para aparat lainnya melerai pertikaian tersebut. Beruntung tak terjadi adu jotos yang dapat merugikan kedua belah pihak.
Warga sekitar, Gunawan (33) menuturkan bahwa portal yang dibangun pemerintah di Jalan Gajah Mada tersebut sebenarnya sangat bagus peruntukannya, apalagi untuk mengantisipasi jalan rusak dan debu yang dirasakan warga setempat.
"Kalau ada portal yang pasti truk besar yang melebihi muatan dapat diantisipasi, ini bagus, kami mendukung," tuturnya.
Warga mengadu ke DPRD Bengkalis
Sementara itu, dalam pertemuan dengan DPRD Bengkalis, warga yang tidak setuju atas keberadaan portal tersebut mengadu, Senin (24/1/2022). Tindak lanjutnya, para wakil rakyat tersebut turun dan melihat langsung kondisi yang terjadi.
Tag
Berita Terkait
-
Kandang Terbakar, Ribuan Ayam Ternak Mati Terpanggang di Bengkalis
-
Dua Pengedar Narkoba Ditangkap, Diduga Dikendalikan Napi Lapas Pekanbaru
-
Kronologi Pengungkapan Sabu 80 Kg dari Bandar Warga Negara Malaysia di Riau
-
Kunci Portal Pembatas Jalan Gajah Mada Duri Dibuka Paksa Orang Tak Dikenal
-
Polemik Portal di Jalan Gajah Mada Duri, Sesama Warga Nyaris Adu Jotos
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026
-
Rugikan Rp64 Miliar, 9 Tersangka Dugaan Korupsi Dana PI Tak Langsung Ditahan
-
Menhut Raja Juli Belum Kembalikan Semua Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Momen Band Inggris, FUR Pose di Gerbang Emas Pekanbaru, Netizen: FUR-wodadi
-
Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby