Dalam hal ini, mengulik aduan masyarakat Sebanga mengenai pemasangan portal di Jalan Gajah Mada yang sebelumnya disampaikan pada rapat bersama ketua Komisi II, sesuai janji DPRD mengatur pertemuan yang dihadiri pimpinan dan anggota komisi-komisi, dinas terkait, pihak kecamatan dan masyarakat pada Senin (24/1/2022) kemarin.
Masyarakat yang menolak adanya portal mengadukan dampak negatif dari segi perekonomian dan investasi yang dirasakan masyarakat sebanga.
Sementara masyarakat yang mendukung menganggap portal membantu mengurangi debu, mengurangi resiko kecelakaan dan memperpanjang umur jalan.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Djamaludin yang diundang hadir untuk memberikan penjelasan. Dia menceritakan kronologi pemasangan portal, yaitu berdasarkan keluhan dari masyarakat mengenai debu, kerusakan jalan dan kerawanan lalu lintas yang disampaikan kepada bupati dan melalui Musrenbang.
"Tidak ada kepentingan lain pemerintah membangun portal tersebut, semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu, dimohon dukungan semua pihak demi terjaganya Jalan Gajah Mada," kata Djamaluddin.
Anggota Komisi I Sanusi mengatakan pertemuan ini tidak untuk mencari pihak yang benar dan yang salah, namun mencari solusi terbaik.
Menurutnya ada 3 aspek penting yang perlu diperhatikan saat pembangunan portal yaitu aspek sosiologis, ekonomis dan yuridis.
Dalam pertemuan tersebut, wakil rakyat lain, Al Azmi menginginkan permasalahan plus minus pembangunan portal ini dibicarakan dengan kepala dingin karena apa yang disampaikan kedua belah pihak sama-sama benar.
Menutup pertemuan dengan masyarakat, pemimpin rapat Ruby Handoko alias Akok meminta masyarakat untuk bersabar, apa-apa yang disampaikan melalui forum rapat tersebut akan dikoordinasikan dan dikomunikasikan kembali bersama dinas teknis.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Tag
Berita Terkait
-
Kandang Terbakar, Ribuan Ayam Ternak Mati Terpanggang di Bengkalis
-
Dua Pengedar Narkoba Ditangkap, Diduga Dikendalikan Napi Lapas Pekanbaru
-
Kronologi Pengungkapan Sabu 80 Kg dari Bandar Warga Negara Malaysia di Riau
-
Kunci Portal Pembatas Jalan Gajah Mada Duri Dibuka Paksa Orang Tak Dikenal
-
Polemik Portal di Jalan Gajah Mada Duri, Sesama Warga Nyaris Adu Jotos
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Presiden Prabowo Minta Penertiban Baliho, Begini Kata Wali Kota Pekanbaru
-
6 Mobil Honda Bekas Keren untuk Eksekutif Muda hingga Bapak-bapak
-
Sentil Kebijakan Pajak Sawit Rp1.700/Batang, Eks DPRD Riau: Geli Dengarnya
-
Operasional New Paragon Pekanbaru Dihentikan usai Viral Pesta Waria
-
500 Orang di Riau Berebut Jabatan Kepala Sekolah SMA-SMK Negeri