SuaraRiau.id - Proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Pekanbaru menjadi sorotan. Baru-baru ini, air pompa dari main hole IPAL menggenangi satu ruas Jalan Ahmad Dahlan, Kota Pekanbaru.
Air dalam drainase juga nyaris meluap karena kondisinya sudah sangat penuh. Dari pantauan sejumlah genangan air terlihat di sekitar proyek dekat Jalan Semangka.
Air memenuhi ruas jalan hingga pengendara mesti berhati-hati saat melewati jalan tersebut. Genangan air berwarna coklat keruh terlihat hingga simpang Jalan Bangau.
Kontraktor membuang air pompa dari titik main hole ke drainase sekitar proyek. Akibatnya drainase sekitar kawasan proyek menjadi dangkal.
Hal ini tak dipungkiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.
Menurutnya kontraktor seharusnya membersihkan lumpur yang berada di sekitar lokasi galian.
"Drainase kita menjadi dangkal karena timbunan pasir yang ikut terbawa air dari galian IPAL," tegas Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (20/12/2021).
Pihaknya sudah memberi peringatan kepada kontraktor. Mereka mestinya tidak membuang begitu saja air dari dalam main hole. Ia tidak ingin masyarakat terganggu akibat adanya proyek galian IPAL.
Dirinya mengingatkan kontraktor agar membersihkan secara berkala drainase yang menjadi tempat pembuangan air dari main hole IPAL. Sementara PUPR membantu dengan adanya pasukan kuning.
Indra menyebut, pihaknya menyoroti sejumlah titik galian IPAL. Dua di antaranya di Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Rajawali. Pihaknya menyadari banyaknya keluhan dari masyarakat yang terganggu karena proyek tersebut.
Mirisinya masyarakat yang terkena dampak proyek IPAL tidak menerima kompensasi. Padahal proyek itu berdampak bagi masyarakat yang berada di sekitar proyek. Ia menyebut bahwa dalam kontrak proyek itu tidak ada kompensasi.
"Mereka pun tidak bisa memberi kompensasi, tapi mereka bisa memberikan CSR terhadap orang tertentu," ungkapnya.
Pihaknya juga mengingatkan kontraktor untuk melakukan perbaikan terhadap ruas jalan rusak akibat bekas proyek IPAL. Mereka harus segara melakukan perbaikan masyarakat bisa melintas di kawasan bekas galian IPAL.
Indra menyebut, pihaknya menyoroti sejumlah titik galian IPAL. Dua di antaranya di Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Rajawali. Pihaknya menyadari banyaknya keluhan dari masyarakat yang terganggu karena proyek tersebut.
Mirisinya masyarakat yang terkena dampak proyek IPAL tidak menerima kompensasi. Padahal proyek itu berdampak bagi masyarakat yang berada di sekitar proyek. Ia menyebut bahwa dalam kontrak proyek itu tidak ada kompensasi.
"Mereka pun tidak bisa memberi kompensasi, tapi mereka bisa memberikan CSR terhadap orang tertentu," jelasnya.
Pihaknya juga mengingatkan kontraktor untuk melakukan perbaikan terhadap ruas jalan rusak akibat bekas proyek IPAL. Mereka harus segara melakukan perbaikan masyarakat bisa melintas di kawasan bekas galian IPAL.
Berita Terkait
-
Tersangka Pencabulan Bocah Dalam Masjid Pernah Lecehkan Mahasiswi di Mesir
-
Jumlah Penumpang Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Melonjak
-
6 Jenazah Korban Kapal Karam di Malaysia Dikenali, Satu asal Pekanbaru
-
Perampok di Pekanbaru Sekap Karyawan BUMN dan Gasak Uang Rp40 Juta
-
Perintahkan UKPD Atasi Banjir, Wali Kota Jakpus: Harus Surut Setelah 6 Jam
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
Terkini
-
SF Hariyanto Sebut Kepesertaan JKN di Riau Capai 99,74 Persen
-
Kapolda Riau dan Bawahannya Jalani Tes Urine Narkoba
-
Penyelamatan Anak Gajah Terperosok Septic Tank di Mess Perusahaan HTI Siak
-
Kronologi Belasan Gajah Liar Robohkan Dinding Mess PT Arara Abadi di Siak
-
Pekanbaru Raup Untung Rp349 Miliar dari Opsen Pajak Kendaraan