- Sebanyak 307 ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Riau dimutasi.
- Mutasi ASN itu bagian dari strategi pembenahan internal kedewanan.
- ASN terdampak mutasi diharapkan mampu menghadapi perubahan.
SuaraRiau.id - Pemprov Riau resmi melakukan mutasi terhadap ratusan ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Riau yang diklaim untuk memperkuat tata kelola birokrasi dan meningkatkan kualitas kinerja.
Sekda Riau Syahrial Abdi mengatakan, ASN yang baru masuk ke Sekretariat DPRD Provinsi harus mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Sekda menilai kehadiran pegawai baru harus menjadi energi positif untuk mendukung pelayanan kepada unsur kedewanan di DPRD Riau.
"Untuk pegawai yang masuk, kita meminta mereka untuk segera cepat belajar, menjadi energi baru, dan tentunya membawa semangat positif untuk pelayanan, khususnya kepada kedewanan kita di DPRD. Kita ingin ada semangat baru di kinerja Sekwan DPRD," katanya, Senin (25/5/2026).
Syahrial menyampaikan, penataan ASN di Sekretariat DPRD Riau menjadi salah satu fokus agar roda organisasi berjalan lebih efektif, profesional, dan terarah.
Dengan demikian, setiap ASN diharapkan mampu bekerja lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi.
Mutasi pegawai dinilai bukan sekadar perpindahan tugas administratif, tetapi bagian dari strategi pembenahan internal untuk menghadirkan semangat baru di lingkungan kerja.
Dengan penguatan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan kinerja Setwan DPRD Riau dapat semakin optimal.
"Tentunya kita berharap, karena tujuan mutasi ini adalah agar kesalahan tidak berulang. Jadi seluruh ASN dapat menyadari hal ini dan tanggung jawabnya menjadi lebih baik ke depan," tegasnya.
Dalam proses mutasi, Pemprov Riau mencatat jumlah pegawai yang keluar dari Sekretariat DPRD sama dengan jumlah pegawai yang masuk.
Total pegawai yang dimutasi keluar sebanyak 307 orang dan jumlah pegawai masuk juga mencapai 307 orang. Namun, pelaksanaannya dilakukan bertahap agar proses adaptasi dan administrasi berjalan lebih tertib.
"Total pegawai keluar 307 orang, pegawai masuk juga 307 orang. Tapi realisasi hari ini baru 132 orang yang dihadirkan karena prosesnya dilakukan secara bertahap. Hari ini juga mereka sudah bisa langsung masuk kantor," ungkapnya.
Syahrial meminta seluruh ASN yang terdampak mutasi agar tidak merasa khawatir menghadapi perubahan penugasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis