Eko Faizin
Senin, 25 Mei 2026 | 09:19 WIB
Ilustrasi pekerja PLN menaiki tower listrik. [Dok: PLN)
Baca 10 detik
  • Listrik di Riau disebut berhasil dipulihkan total pada Minggu (24/5/2026).
  • Pemulihan dilakukan setelah terjadi pemadaman massal di Pulau Sumatera.
  • PLN mengklaim tak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam proses pemulihan.

SuaraRiau.id - Aliran listrik di Provinsi Riau diklaim berhasil dipulihkan total setelah sempat lumpuh akibat gangguan transmisi yang memicu pemadaman massal (blackout), Minggu (24/5/2026).

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Riau dan Kepri, I Komang Gede Sastrawan, mengonfirmasi seluruh infrastruktur kelistrikan di Riau kini telah beroperasi dalam performa terbaiknya.

"Sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Riau saat ini telah dipulihkan seluruhnya pasca gangguan," ujar Komang dalam keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).

Dia memastikan tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam proses pemulihan massal ini.

Sejak gangguan pertama kali melanda, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau langsung bergerak cepat dalam mode darurat.

Proses penormalan dilakukan secara bertahap, menyisir satu per satu gardu dan jaringan demi memastikan stabilitas daya kembali ke titik aman tanpa memicu kerusakan susulan.

Komang mengungkapkan jika keberhasilan ini bukanlah keajaiban, melainkan buah dari aksi heroik para petugas PLN di lapangan.

Pihak PLN menyadari betul betapa krusialnya arus listrik bagi kehidupan sehari-hari, terutama di era digital saat ini.

"PLN UID Riau dan Kepulauan Riau mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," kata Komang.

Sebelumnya, pemadaman mendadak ini sempat memukul urat nadi perekonomian Riau, mulai dari sektor rumah tangga hingga pelaku dunia usaha yang terpaksa gigit jari akibat aktivitas mereka terhenti total.

Kini, dengan kembalinya pasokan daya secara penuh, roda kehidupan dan geliat ekonomi Bumi Lancang Kuning dipastikan siap melesat normal kembali.

Load More