SuaraRiau.id - Istana Siak bakal dibuka kembali menerima wisatawan mulai Sabtu (18/9/2021) besok. Pengunjung harus mengikuti sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan.
Objek wisata bernama Istana Assereyah Al Hasyimiah itu sebelumnya sejak Indonesia dilanda Covid-19, mengalami buka tutup lantaran menyesuaikan dengan perkembangan kasus virus Corona.
Pada 1 Januari hingga 5 Mei 2021 dibuka dan ditutup kembali mulai 6 Mei karena kasus Covid-19 di Riau meningkat.
Bupati Siak Alfredri mengungkapkan bahwa dengan dibukanya Istana Siak diharapkan bisa memulihkan ekonomi masyarakat sekitar.
"Harapan kami dibukanya Istana Siak, dalam rangka memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19. Namun tentunya dengan protokol kesehatan ketat dan mematuhi Ketentuan satuan tugas," kata Bupati Alfredri dikutip dari Antara, Jumat (17/9/2021).
Alfredri menyebut bahwa rekomendasi yang dikeluarkan Satgas Covid-19 adalah syarat untuk membuka tempat wisata.
Termasuk, kata dia, pelaksanaan kegiatan pada area publik fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya.
Ketentuannya dari Satgas diizinkan beroperasi 50 persen dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan yang diatur oleh Pemerintah Daerah.
Untuk dapat membeli tiket masuk, pengunjung wajib melihatkan kartu vaksin atau swab antigen negatif.
"Termasuk pengunjung harus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan,” ujar Bupati Siak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni menambahkan Istana Siak dibuka atas rekomendasi Satgas Covid-19 Siak nomor 100/ST.C-19.S/61 tanggal 10 September 2021.
Rekomendasi itu untuk menekankan kepada pihak pengelola agar menerapkan protokol kesehatan dan pengunjung memiliki aplikasi PeduliLindungi.
“Dibukanya Istana Siak dan destinasi lain atas rekomendasi yang dikeluarkan oleh Satgas Kabupaten Siak. Dengan menerapkan sejumlah syarat bagi pengunjung, seperti akses aplikasi peduli lindungi dan menerapkan protokol kesehatan,” tutur Fauzi. (Antara)
Berita Terkait
-
Covid-19 Melandai, Sekolah di Siak Mulai Pembelajaran Tatap Muka
-
Kasus Covid-19 di Riau Melandai, Begini Pesan Gubernur Syamsuar
-
Tengku Mahratu: Penjahit Merah Putih, Sumbang Perhiasannya buat Kemerdekaan RI
-
Bendera Merah Putih Tertua Milik Kerajaan Siak, Dijahit Permaisuri Sultan
-
Kisah Nakes Tiap Hari 'Terkurung' APD, Berjuang Hadapi Orang Tak Percaya Covid
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Sapi Kurban Presiden untuk Warga Pekanbaru Punya Berat Capai 907 Kg
-
BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Kinerja Solid & Komitmen ke Pemegang Saham
-
Alasan UMKM Lokal Siak Batal Dilibatkan di Proyek Seragam Gratis Rp7 Miliar
-
Batal Dapat Proyek Seragam Gratis, Penjahit di Siak: Janji Cuma Harapan Palsu
-
Tabrakan Minibus vs Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Dua Meninggal