Eko Faizin
Rabu, 10 Juni 2026 | 12:24 WIB
Ilustrasi pengendara mengisi bensin di SPBU Pertamina. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 dan Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter mulai 10 Juni 2026.
  • Penyesuaian harga di berbagai wilayah termasuk Riau dilakukan mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
  • Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlanjutan distribusi BBM berkualitas sementara harga produk bersubsidi lainnya dipastikan tetap tidak mengalami perubahan.

SuaraRiau.id - Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp17.000 per liter mulai Rabu 10 Juni 2026.

Perubahan harga ini berdampak bagi masyarakat Riau yang harus merogoh kocek lebih dalam yang kendaraannya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tersebut.

Kenaikan harga tersebut berlaku di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Riau yang merupakan bagian dari evaluasi berkala Pertamina bersama pemerintah sebagai regulator.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengungkapkan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ujarnya seperti dikutip Antara, Selasa (10/6/2026).

Roberth menjelaskan, harga BBM nonsubsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

‎Dalam komitmennya melaksanakan tugas pendistribusian BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga menyatakan harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Berdasarkan daftar harga BBM retail nonsubsidi melalui SPBU per 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

‎Adapun harga Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter.

Roberth menegaskan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina.

‎"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina," kata Roberth.

‎Informasi terkait harga BBM terbaru dapat diakses melalui kanal resmi Pertamina Patra Niaga dan aplikasi MyPertamina.

Masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk memperoleh informasi terkait produk dan layanan perusahaan.

Load More