- Pertamina Hulu Energi NSO dan LPLHa meluncurkan program konservasi dan restorasi lahan kritis di Aceh Utara sejak tahun 2023.
- Pihak terkait meresmikan Biodiversity Camp Center pada Agustus lalu guna memperkuat mitigasi konflik manusia dan gajah.
- Kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat lokal bertujuan memulihkan ekosistem serta menjaga ruang jelajah satwa liar.
Dalam momen tersebut Field Manager PHE NSO Riski Kushardani juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program konservasi.
"Penanaman pohon merupakan langkah nyata untuk memperkuat pemulihan ekosistem dan menjaga habitat berbagai satwa di kawasan tersebut," ujarnya.
Secara berkelanjutan, PHE NSO juga melakukan penanaman jenis pohon endemik yang dipilih secara khusus untuk mendukung keanekaragaman hayati di lanskap Cot Girek.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan habitat sekaligus mendukung ruang jelajah satwa liar, termasuk gajah.
"Pengelolaan keanekaragaman hayati tidak dapat hanya berfokus pada perlindungan satwa. Upaya tersebut juga harus berjalan seiring dengan perlindungan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Riski.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, lembaga konservasi, dan masyarakat, restorasi lanskap Cot Girek diharapkan tidak hanya menjadi upaya pemulihan lahan.
Namun, membangun keseimbangan antara kelestarian ekosistem dan kehidupan masyarakat.