Pekerja Sawit Nyaris Diterkam Harimau di Perkebunan Siak: Saya Trauma

Akibatnya, seorang pekerja panen sawit mengaku nyaris menjadi korban serangan satwa dilindungi tersebut.

Eko Faizin
Senin, 20 Juli 2026 | 13:35 WIB
Pekerja Sawit Nyaris Diterkam Harimau di Perkebunan Siak: Saya Trauma
Tim gabungan memasang kandang jebak untuk harimau. [Dok BBKSDA Riau]
Baca 10 detik
  • Seekor harimau sumatera muncul di perkebunan sawit Kampung Mengkapan, Siak, pada Sabtu, 18 Juli 2026, memicu ketakutan pekerja.
  • Seorang pemanen sawit bernama Agus nyaris diserang harimau dan memutuskan berhenti bekerja karena mengalami trauma mendalam.
  • Ketua RT setempat telah melaporkan kemunculan berulang satwa tersebut kepada otoritas terkait untuk segera melakukan penanganan konflik.

SuaraRiau.id - Harimau sumatera dikabarkan muncul di kawasan perkebunan sawit Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak pada Sabtu (18/7/2026).

Akibatnya, seorang pekerja panen sawit mengaku nyaris menjadi korban serangan satwa dilindungi tersebut.

Salah seorang warga Kampung Mengkapan, Dodi mengatakan dirinya melihat seekor harimau melintas di Jalan Nasional KM 4 Kampung Mengkapan sekitar pukul 12.00 WIB.

"Saya melihat dari kejauhan seekor harimau sumatera melintas di Jalan Nasional KM 4 Kampung Mengkapan sekitar pukul 12.00 WIB," ujarnya, Senin (20/7/2026).

Pada hari yang sama, pekerja panen sawit asal Kepulauan Meranti bernama Agus juga mengaku berhadapan langsung dengan harimau saat melangsir buah sawit menggunakan motor di kawasan KM 7.

Menurut Agus, harimau tiba-tiba muncul dari sekitar perkebunan dan bergerak ke arahnya. Ia mengaku spontan berteriak lalu memacu sepeda motornya meninggalkan lokasi.

"Saya langsung berteriak dan menekan gas sepeda motor secepat mungkin hingga menjauh dari lokasi. Setelah itu saya menghubungi rekan-rekan kerja yang lain. Alhamdulillah saya masih selamat, tetapi saya sangat trauma," ujarnya.

Akibat kejadian itu, Agus memutuskan menghentikan sementara pekerjaannya sebagai pemanen sawit dan kembali ke kampung halamannya di Kepulauan Meranti karena masih diliputi rasa takut.

Sementara itu, Ketua RT 009 Kampung Mengkapan, Mustopa, mengatakan kemunculan Harimau Sumatra di kawasan perkebunan bukan merupakan kejadian pertama.

Menurutnya, warga telah beberapa kali melaporkan kemunculan satwa tersebut kepada pemerintah kampung, Bhabinkamtibmas, hingga BPBD Siak.

"Harimau ini sudah beberapa kali muncul. Kejadian ini sudah saya sampaikan kepada pihak desa, Bhabinkamtibmas kampung, dan BPBD Siak," ungkap Mustopa.

Dia berharap pihak berwenang segera bertindak sebelum terjadi korban. Meski di sisi lain, ia tahu jika harimau merupakan satwa yang dilindungi, tetapi masyarakat juga berhak mendapatkan perlindungan dan rasa aman saat bekerja.

Warga berharap BBKSDA Riau, segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, mitigasi, serta penanganan konflik manusia dan satwa liar.

Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat di kawasan perkebunan dapat kembali berlangsung dengan aman tanpa mengabaikan upaya perlindungan terhadap harimau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini