Misteri Penjagal Gajah di Pelalawan dan Jejak 'Pemburu Lama' yang Dilupakan

Dirkrimum tak ingin berspekulasi lebih jauh terkait kepemilikan senjata api rakitan itu.

Eko Faizin
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:41 WIB
Misteri Penjagal Gajah di Pelalawan dan Jejak 'Pemburu Lama' yang Dilupakan
Kasus pembunuhan gajah sumatera di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan pada awal Februari 2026. [Ist]
Baca 10 detik
  • Seekor gajah mati mengenaskan tanpa kepala dan gading di Pelalawan.
  • Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
  • Tragedi ini membuka kembali luka lama perburuan gajah di Riau pada 2015.

Rekam jejak Ari mengungkap adanya sindikat terorganisir yang melibatkan penyandang dana bernama Fadly, seorang pengusaha yang memberikan modal operasional dan senjata api.

Hubungan keduanya yang terjalin sejak 2005 di lingkungan klub menembak menunjukkan betapa terencananya aksi kriminal ini.

Ironisnya, meski Ari berkali-kali dijebloskan ke penjara, sosok Fadly yang menjadi otak di balik layar dan penyedia fasilitas perburuan tidak pernah berhasil ditemukan oleh aparat hingga saat ini.

Proses hukum terhadap Ari di masa lalu pun dianggap kurang memberikan efek jera yang maksimal oleh para aktivis lingkungan.

Meskipun sempat menerima vonis dari tiga pengadilan berbeda, mulai dari satu tahun di Bengkalis hingga tiga tahun di Jambi, Ari sudah menghirup udara bebas pada tahun 2020.

Hukuman penjara yang relatif singkat dan denda yang dapat diganti dengan masa tahanan tampaknya tidak cukup kuat untuk menghentikan ambisinya memburu gading.

Terbukti, sesaat setelah bebas pada April 2020, Ari kembali beraksi di Kelayang, Indragiri Hulu, dengan modus menyamar sebagai petugas kehutanan untuk mengelabui warga sekitar habitat gajah.

Dalam aksi tersebut, seekor gajah jantan kembali kehilangan nyawanya.

Meski rekan-rekannya berhasil diringkus, Ari lagi-lagi berhasil meloloskan diri dari sergapan polisi dan masuk dalam daftar buronan (DPO) yang jejaknya masih misterius hingga sekarang.

Kegagalan mengungkap pelaku di balik kematian gajah terbaru di Pelalawan menjadi peringatan keras bahwa jaringan pemburu di Riau masih sangat aktif dan terorganisir.

Tanpa tindakan tegas dan pengejaran hingga ke tingkat pemodal, masa depan gajah sumatera akan terus berada di bawah ancaman moncong senapan rakitan.

Kini, publik menanti apakah polisi mampu memutus mata rantai perburuan ini atau justru daftar panjang "kematian tanpa kepala" akan terus bertambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini