Kronologi Pipa Gas Meledak di Indragiri Hilir Sebabkan 10 Warga Terluka

Saat ini, seluruh korban dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Eko Faizin
Minggu, 04 Januari 2026 | 09:28 WIB
Kronologi Pipa Gas Meledak di Indragiri Hilir Sebabkan 10 Warga Terluka
Ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2026). [Instagram/inhilberita]
Baca 10 detik
  • Pipa gas meledak di Indragiri Hilir menyebabkan 10 orang terluka.
  • Enam warga mengalami luka bakar, 4 lainnya luka ringan karena jatuh.
  • Pihak berwenang menjelaskan kronologi kejadian ledakan pipa gas.

SuaraRiau.id - Sepuluh warga dikabarkan mengalami luka-luka akibat insiden ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2026).

Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora mengungkapkan bahwa dari total sepuluh korban luka, enam di antaranya menderita luka bakar.

"Dari total sepuluh korban luka, enam di antaranya menderita luka bakar. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka ringan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang membumbung tinggi," terang dia.

Saat ini, seluruh korban dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Kronologi bermula pada Jumat sekitar pukul 16.00 WIB. Warga yang mendengar suara dentuman keras kemudian mengalami kepanikan luar biasa di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama setelahnya, api menyembur hingga ketinggian 15 meter akibat adanya kebocoran pada pipa gas bawah tanah tersebut.

"Sebagai langkah antisipasi, petugas dari Polsek Kemuning dan Polres Inhil segera melakukan pengamanan di lokasi dan meminta masyarakat agar tidak mendekat," terang Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto.

Kepolisian setempat bersama teknisi terkait juga langsung melakukan penyekatan aliran gas untuk menghentikan semburan api.

Petugas juga melakukan pendataan untuk memastikan seluruh warga yang terdampak ledakan pipa gas tanam tersebut tertangani dengan baik di fasilitas kesehatan terdekat.

Sementara Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko mengatakan saat ini tim kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebocoran pipa milik PT TGI.

"Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis lain di balik musibah ini," tegas Budi.

Selain korban luka, ledakan dahsyat tersebut juga menimbulkan kerugian materiil. Tercatat sebanyak 5 unit truk dan lima motor yang sedang terparkir di kios pinggir jalan lintas Sumatera hangus terbakar karena jaraknya yang sangat dekat dengan pusat ledakan.

Kobaran api juga menghanguskan tiga unit bangunan usaha milik warga, yang terdiri dari sebuah bengkel ban, tempat pencucian motor, dan bangunan penampungan buah sawit.

Beruntung, api tidak merembet lebih jauh ke permukiman utama warga yang berjarak sekitar 500 meter dari titik pipa yang bocor.

Arus lalu lintas yang menghubungkan Riau dan Jambi sempat ditutup total demi keamanan saat api masih menyembur ke udara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini