Menurut Bambang, putranya itu masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.
"Dia mengalami luka robekan di mulut dan memar di bagian wajah," terang dia.
Bambang pun berharap agar oknum aparat di Pekanbaru yang diduga menganiaya anaknya diproses hukum.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, belum memberikan keterangan secara resmi terkait dugaan penganiayaan oleh oknum personel Satlantas Polresta Pekanbaru terhadap warga.