SuaraRiau.id - Afni Zulkifli-Syamsurizal terpilih menjadi pasangan Bupati-Wakil Bupati dalam pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Siak yang digelar pada Sabtu (22/3/2025).
Terkait itu, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyatakan siap melantik Afni Zulkifli dan Syamsurizal jika sudah resmi ada penetapan dari KPU. Gubri pun menyatakan apresiasinya terhadap pasangan Afni-Syamsurizal.
"Saya salut dengan Bu Afni, tantangan untuk menjadi Bupati itu sangat berat, tapi namanya sudah garis tangan, ya tetap tidak akan kemana. Katanya minta dilantik di Siak kan? Insya Allah nanti akan kita lantik," ujar Wahid saat kunjungan ke kediaman eks Bupati Siak Arwin AS, Rabu (2/4/2025) sore.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Siak terpilih Afni meminta restu agar Gubernur Abdul Wahid bisa secara langsung melantiknya bersama Syamsurizal di Siak.
Baca Juga:Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
"Iya Pak Gubernur. Kalau bisa, kami mohon jika semuanya berjalan lancar, karena menjadi satu-satunya yang tersisa se-Riau, mohon izin lantiklah kami di Siak saja. Biar rakyat bisa sama-sama hadir," ungkap Afni.
Dalam momen tersebut, Afni juga ingin dilantik dengan sesederhana mungkin dan berharap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Siak.
"Sebab, efeknya nanti untuk rakyat kecil juga sangat besar sekali, jika kami dilantik di Siak. Kami ingin dilantik sesederhana mungkin, tapi memberi dapat banyak manfaat untuk rakyat Pak Gub," sebut dia.
Tak hanya ingin dilantik di tengah rakyat, Afni juga berkeinginan agar Gubri Abdul Wahid nantinya bertahan lebih lama di Siak pasca pelantikan, untuk menghadiri Gebyar Shalawat.
"Namanya harapan, kita sampaikan dulu, semoga Allah ridhoi. Selesai dilantik, kita akan menggelar acara syukuran yang nantinya sejalan dengan Gebyar Shalawat. Suatu kehormatan jika Pak Gubernur nantinya bisa membersamai acara kita bersama rakyat Siak," tutur Afni.
Baca Juga:Bukan SF Hariyanto, Gubri Wahid Malah Kenalkan Parisman Ihwan sebagai Calon Ketua Golkar
Diketahui, dalam kunjungan tersebut Gubernur Riau Abdul Wahid didampingi Pj Sekdaprov Riau Taufiq OH, Asisten III Setdaprov Riau Elly Wardani, Kadisnakerstrans Riau Bobby Rahmat.
Kemudian, Kepala Bapenda Riau Evarefita, Kepala BPSDM Riau Asrizal, Kadis Perikanan dan Kelautan Riau Yurnalis, Kadis Kesehatan Riau Sri Sadono Mulyanto, serta Bupati Siak terpilih, Afni.
Sebagai informasi, Afni-Syamsurizal menjadi satu-satunya Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Provinsi Riau yang mengalami penundaan pelantikan, sebab pasangan tersebut harus menjalani PSU pasca putusan MK, setelah berhasil memenangkan Pilkada dengan selisih tipis.
Meski PSU digelar pada tiga titik di bawah bayang kekuasaan, Afni-Syamsurizal berhasil mempertahankan kemenangan. Paslon kombinasi Akademisi-politisi ini berhasil unggul di tiga TPS, dan Afni mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama yang terpilih sebagai Bupati Siak.
Sementara itu, Mantan Bupati Siak periode 2001-2011 Arwin AS berharap gugatan yang kembali diajukan ke MK, tidak mengganggu proses pelantikan dan transisi pemerintahan.
"Sebab, jika masih saja diganggu setelah PSU, yang dihadapi para pengganggu bukan lagi timses Paslon, tapi kemarahan rakyat Siak. Kasihan rakyat kita di Siak jika masalah Pilkada ini dibiarkan berlarut-larut," tegas Arwin.