Puncak Kompe, Wisata Berjuluk Raja Ampat Kampar yang Butuh Bantuan Pemerintah

Namun, 'Raja Ampat Kampar' itu perlu campur tangan pemerintah agar bisa lebih berkembang.

Eko Faizin
Selasa, 27 September 2022 | 18:57 WIB
Puncak Kompe, Wisata Berjuluk Raja Ampat Kampar yang Butuh Bantuan Pemerintah
Puncak Kompe, salah satu tempat wisata di Kampar yang dijuluki Raja Ampat. [ANTARA/Netty M]

Selain Yusuf, ada beberapa orang yang berprofesi sama dengannya secara bergantian (shift). Jika pengunjung ramai, pemasukannya bisa mencapai satu juta rupiah per hari.

Selain itu, menurut penuturan Lupus (43), seorang pedagang yang menjajakan minuman dan makanan ringan, mengaku belum bisa menyediakan makanan yang lebih bervariatif karena jumlah pengunjungnya yang belum stabil.

Sebagai pengelola, Eko berharap pemerintah bisa membantu mereka untuk lebih mengembangkan Taman Wisata Puncak Kompe ini, selain mendapatkan bantuan CSR dari perusahaan BUMN mengingat pemandangan di tempat ini sangat menjanjikan, sehingga bisa menyerupai tempat-tempat wisata di daerah lain. Secara otomatis ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sudah mengunjungi Puncak Kompe ini padan September tahun 2021 lalu, dan desa ini masuk nominasi 50 desa wisata pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dari 1.832 desa wisata.

Dengan adanya kunjungan dari menteri dan adanya uluran tangan pemerintah yang maksimal, diharapkan dapat segera terealisasi menjadi ikon tempat wisata Riau, khususnya Kampar. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini