Tak Mau Berdamai, Hotman Paris ke Razman Nasution: Tiada Maaf Bagimu!

Hotman Paris mengatakan jika semua orang sudah tau permasalahannya jadi ia tidak merasa bersikap munafik.

Eko Faizin
Rabu, 07 September 2022 | 17:35 WIB
Tak Mau Berdamai, Hotman Paris ke Razman Nasution: Tiada Maaf Bagimu!
Hotman Paris (Instagram)

SuaraRiau.id - Pengacara Hotman Paris Hutapea dan Razman Arif Nasution sudah lama berseteru, namun hingga mereka nampaknya jauh dari kata perdamaian.

Kasus tersebut bermula ketika Iqlima Kim mengatakan jika Hotman Paris memaksanya menggunakan pakaian seksi dan sering melakukan kekerasan fisik bila permintaannya tidak dituruti.

Diketahui, Iqlima Kim merupakan mantan asisten pribadi Hotman Paris dan ia pernah meminta Razman Nasution menjadi pengacaranya.

Razman Arif Nasution [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Razman Arif Nasution [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Tak terima dengan tuduhan Iqlima Kim membuat Hotman Paris melaporkan mantan asisten pribadinya dan Razman Nasution ke Bareskrim Polri karena dugaan pencemaran nama baik pada 10 Mei 2022.

Hotman Paris menyatakan, ada banyak video yang bisa digunakan untuk membantah tuduhan Iqlima Kim dan ia membantah pernah melakukan pelecehan terhadap Iqlima bahkan justru Iqlima yang posesif dan melarang aspri lainnya untuk mendekatinya.

Kala itu Iqlima Kim belum melaporkan Hotman Paris terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

Meski sebelumnya terdengar kabar jika Iqlima Kim sempat melaporkan atas dugaan pencemaran nama baik yang diwakili langsung oleh Razman pada 31 Mei 2022 dan laporan tersebut sudah diterima Bareskrim Polri.

Berdasarkan Instagram Hotman Paris, ia mengaku sidang mediasi bersama Razman Nasution dan Iqlima gagal untuk dilakukan.

Pengacara kondang tersebut mengatakan jika ia tidak ingin berdamai dengan Razman karena ia ingin Razman bisa diproses secara hukum dan tidak ada maaf untuknya.

"Tadi mediasi gagal karena sama tidak mau berdamai dengan Razman. Gue mau dia diproses secara hukum, tiada maaf bagimu!" ujar Hotman dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu (7/9/2022).

Hotman Paris merasa Razman sudah mencemarkan nama baiknya sebagai pengacara karena telah menuduh dirinya telah melakukan pelecehan terhadap mantan asisten pribadinya.

"Pokoknya Razman hadapi proses hukum dari saya, kamu tidak akan saya maafkan," ujar Hotman.

Hotman Paris mengatakan jika semua orang sudah tau permasalahannya jadi ia tidak merasa bersikap munafik.

"Semua sudah tahu, memang (ada hubungan) di awal. Gue nggak munafik," kata Hotman.

Sebelumnya Razman mengatakan mediasi tersebut gagal karena Hotman Paris kena mental ketika berhadapan dengannya.

Pengacara Iqlima Kim, Abdul Fakhridz Al Donggowi mengatakan ia melihat Hotman Paris dan Razman sedang ribut di ruang mediasi.

"Suasana di atas tadi sangat mencekam. Baru masuk ruangan langsung saling pengin cakar-cakaran antara abang dengan abang," ujar Abdul.

Razman mengklarifikasi jika saat sidang mediasi terjadi keributan karena Hotman Paris mengungkapkan bahwa ia ingin Razman bisa dihukum.

"Kalau mediasi itu kan duduk ngobrol. Pertama dia dipersilahkan duluan bicara, nggak ada ngomong, Saya nggak mau, saya kepengen Razman dihukum. Lalu kemudian saya bicara, dia nggak kuat, dia emosi," katanya.

Terjadi debat, Hotman Paris kemudian meninggalkan ruangan persidangan setelah melakukan absensi.

"Setelah absensi, Bang Hotman menyatakan keluar dari ruangan," ujar Abdul.

Bahkan Hotman Paris sampai membawa bodyguard masuk ke dalam ruang mediasi.

"Bawa bodyguard ke dalam ruang mediasi. Saya sudah bilang jangan, bawa orang gede-gede, emang kalau gede-gede kita takut," ujar Razman.

Razman mengatakan alasan Hotman meninggalkan persidangan karena ia tidak siap bertemu dengannya.

"Jadi Hotman Paris tadi meninggalkan ruangan karena menurut kami tidak siap berhadapan dengan saya dan tim secara hukum," kata Razman.

Abdul mengatakan Hotman Paris ingin berdamai dengan Iqlima Kim tapi saat itu ia bertemu Razman sehingga ia menguburkan niatnya untuk berdamai.

"Sebenarnya pelapor menghendaki perdamaian, tapi karena masalah dengan Pak Razman terlalu berat, mereka tidak mau berdamai, ya kami jadi korban. Kami jadi tidak bisa melanjutkan pembicaraan tentang perdamaian," ujar Abdul.

Iqlima Kim tidak mengira kenapa proses mediasi tersebut justru berujung pada pertengkaran antara Razman Nasution dan Hotman Paris.

"Aku jadi agak syok, yang kami harapin kan ketemu baik-baik. Apalagi ketemu dua penyidik, harusnya ya bisa baik-baik. Jadi ini di luar ekspektasi aku,” ujar Iqlima Kim.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini