facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mobil Pikap Terjun ke Laut usai Tabrakan di Padang, Lima Orang Hilang

Eko Faizin Minggu, 29 Mei 2022 | 09:59 WIB

Mobil Pikap Terjun ke Laut usai Tabrakan di Padang, Lima Orang Hilang
Ilustrasi kecelakaan pikap. [Shutterstock]

Dalam insiden nahas itu, pikap dengan lima penumpang berikut sopir terjun ke laut di sekitar setelah bertabrakan dengan kendaraan lain.

SuaraRiau.id - Kecelakaan mobil pikap terjadi kawasan Sungai Barameh, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (29/5/2022) dini hari.

Dalam insiden nahas itu, pikap dengan lima penumpang berikut sopir terjun ke laut di sekitar setelah bertabrakan dengan kendaraan lain.

Dalam peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Padang-Painan itu sang sopir Agustinus (41) beserta suadaranya Suki Artulo (60) berhasil selamat setelah sempat terjun ke laut, sementara lima penumpang lainnya masih dalam pencarian Basarnas Padang.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil pikap dengan mobil jeep feroza, akibat kecelakaan tersebut mobil pikap terjun ke jurang," kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Padang Ipda Arisman dikutip dari Antara, Minggu (29/5/2022).

Ia mengatakan untuk data sementara dari dua yang selamat, hanya ada sang sopir pikap yang mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan pengemudi pikap Agustinus diketahui mobil itu membawa lima orang penumpang termasuk dirinya.

"Berdasarkan keterangan dari sang sopir itu maka tim gabungan dari instansi terkait masih mencari penumpang lain di mobil pikap," jelasnya.

Mobil pikap hitam dengan nomor polisi BA 8087 BY tersebut terjun ke laut dengan ketinggian sekitar 10 meter, kondisinya mengalami rusak parah serta kaca pecah.

Sementara untuk mobil jeep Feroza telah dievakuasi oleh tim Unit Gakkum Satlantas Polresta Padang dari lokasi kejadian.

Sedangkan mobil pikap telah berhasil diangkat oleh crane dari laut sekitar pukul 06.19 WIB, untuk dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kecelakaan serta proses evakuasi mobil pikap tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lokasi setempat, yang notabene merupakan jalan lintas Sumatera.

Polisi tampak mengatur lalu lintas di lokasi demi memastikan kelancaran arus, serta memberlakukan sistem buka-tutup.

Sementara tim dari Basarnas Padang sampai saat ini masih melakukan pencarian di lokasi perairan setempat untuk mencari korban. (Antara)

Komentar

Berita Terkait