facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Arab Saudi Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia, Begini Respons Sandiaga

Eko Faizin Rabu, 25 Mei 2022 | 09:26 WIB

Arab Saudi Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia, Begini Respons Sandiaga
Menparekraf Sandiaga Uno saat menutup puncak Kelana Ramadhan di Solo. [ist]

Arab Saudi merupakan salah satu negara fokus pasar turis yang memiliki potensi besar terhadap Indonesia.

SuaraRiau.id - Pemerintah Arab Saudi melarang warganya bepergian ke-16 negara, termasuk Indonesia terkait kasus Covid-19 pada akhir pekan lalu.

Kebijakan Arab Saudi itu mendapat respons dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Ia pun mengharapkan komunikasi dirinya dengan Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al-Khatib dapat membuat wisatawan mancanegara dari negara tersebut berkunjung ke Indonesia.

"Terkait pelarangan warga negara Arab Saudi untuk melakukan perjalanan ke-16 negara termasuk Indonesia, kami telah berkomunikasi dengan Menteri Pariwisata Arab Saudi dan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi (Syekh Essam bin Abed Al-Taqafi) untuk Indonesia agar mendapatkan solusi segera,” ujar Sandiaga dikutip dari Antara, Selasa (24/5/2022).

Upaya mendorong wisatawan Arab Saudi berkunjung ke Indonesia, dilakukan untuk meningkatkan performa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai penggerak kebangkitan ekonomi dan pembuka lapangan kerja.

"Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri mengingat ini merupakan ranah bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi, serta Kementerian Kesehatan untuk dapat melakukan komunikasi dengan Ministry of Interior-Kingdom of Saudi Arabia maupun Ministry of Health - Kingdom of Saudi Arabia mengenai permohonan pencabutan larangan tersebut,” ucap Sandiaga.

Arab Saudi merupakan salah satu negara fokus pasar turis yang memiliki potensi besar terhadap Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kunjungan turis Arab Saudi pada tahun 2019 sebesar 157.512 orang dengan rata-rata pengeluaran sebesar 2.277 dolar AS tiap wisman per kunjungan.

Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan kondisi terkini pandemi Covid-19 di Indonesia dan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menangani wabah tersebut.

“Program vaksinasi dan pengendalian Covid-19 di Indonesia telah diakui dunia dan menjadi best practice yang berdampak pada mulai meningkatnya perekonomian,” ungkapnya.

Komentar

Berita Terkait