Hal ini lantaran harimau tersebut dinilai membuat teror hingga sempat memangsa manusia yang melihat jerat rusa, beberapa waktu lalu.
Kapolsek Pinggir, Bengkalis, Kompol Maitertika menjelaskan, bahwa para petugas di lokasi masih terus bersiaga terhadap ancaman satwa liar itu.
"Sampai saat ini harimaunya belum terperangkap, masih terus dilakukan oleh pihak yang berkompeten dalam hal ini BBKSDA. Yang jelas tugas kita memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hari bilamana beraktifitas," kata Kapolsek.
"Intinya rumah harimau ini sudah tidak ada lagi atau habitatnya sudah dijadikan kebun (sawit) semua," tambahnya.
Menurut Kapolsek, para petugas di lapangan, terutama BBKSDA Riau terus berupaya yang terbaik.
"Sampai saat sekarang sudah hari ke 21, pihak KSDA terus berupaya pasang perangkap serta gunakan kamera box trap yang diletakan pada batang-batang jalan lintas harimau," jelas Maitertika.
Pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Pinggir juga secara intens memberikan imbauan ke warga. Bahkan Kapolsek juga berulang kali turun ke lokasi buat memastikan keamanan.
"Sedangkan terhadap warga yang merasa khawatir, mengungsi di rumah kerabat dan familinya. Pihak kepolisian, Kecamatan dan aparat desa, stanby dan monitoring situasi. Kita berdoa saja mudah-mudahan harimaunya tidak memangsa manusia lagi dan kembali ke hutan," tegasnya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada