Minta Video Ceramah Dihapus, Yahya Waloni Ngaku Menyesali Perbuatannya

Ustaz Yahya Waloni tak ingin video ceramahnya yang berisi ujaran kebencian dan penistaan terhadap agama beredar di media sosial.

Eko Faizin
Rabu, 29 Desember 2021 | 09:36 WIB
Minta Video Ceramah Dihapus, Yahya Waloni Ngaku Menyesali Perbuatannya
Ustaz Yahya Waloni. [Tangkapan layar Youtube]

 Yahya Waloni mengungkapkan bahwa selama dipenjara dirinya menyadari satu hal, ketika menjadi seorang imam di dalam penjara, menjadi seorang khatib di dalam penjara, dan memimpin umat di dalam penjara yang diisi oleh berbagai macam lapisan di masyarakat dengan berbagai macam keberagaman dan keagamaan.

"Dan mereka senang kepada saya, bahkan saya baru menyadari arti dari pada kebersamaan itu, toleransi keberagaman, itu justru dari kesalahan yang saya lakukan," kata Yahya.

Yahya berjanji setelah bebas dari pidana penjara, akan kembali menjadi penceramah yang mendukung program pemerintah dan program kepolisian untuk memelihara persatuan serta kesatuan antarumat beragama di Indonesia.

Ia juga berjanji tidak akan terlibat dalam kancah perpolitikan, tidak ingin terkontaminasi dengan berbagai isu politik.

"Karena tidak pantas saya sebagai seorang pendakwah untuk hidup dan bersama-sama ditunggangi dengan kepentingan-kepentingan politik," ungkap dia. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini