Saat itu, kata Teza, sang kiper Taufik langsung tidak sadarkan diri dan segera mendapat penanganan tim medis dan dilarikan ke rumah sakit swasta yang berada tidak jauh dari venue pertandingan.
"Saat itu masih dalam keadaan belum siuman, Taufik dilakukan tindakan operasi besar untuk menyelamatkan dari kemungkinan kemungkinan buruk. Alhamdulillah operasi berhasil, yang bersangkutan dipindahkan ke ICU," tuturnya.
Kemudian setelah 3 hari berjuang dari tidak sadarnya, sang kiper akhirnya mengembuskan nafas terakhir.
"Malam tadi sekitar pukul 20.00 WIB kami diberi kabar duka bahwa Taufik sudah pergi meninggalkan kita semua untuk selamanya," ungkapnya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada