Ia juga mengatakan akan meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan ‘sabotase’ tersebut.
Adapun, pihak Kemenag menepis mentah-mentah tudingan tersebut. Plt Kabiro Humas Data dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyar, mengatakan sudah mengecek kabar tersebut ke Kemenag Kanwil Lampung.
Dia menegaskan Kemenag tidak memborong kamar-kamar hotel di Bandar Lampung.
“Hasil koordinasi kami dengan Kanwil Lampung, bahwa itu tidak benar sama sekali,” tegas Thobib saat dimintai konfirmasi.
“Demikian juga Kemenag pusat juga tidak (memborong kamar hotel), karena penggunaan uang negara ada mekanismenya,” imbuhnya.