alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bersuami Pria Jerman, Ragil Mahardika Ungkap Alasan Pamer Kemesraan di Medsos

Eko Faizin Senin, 11 Oktober 2021 | 14:47 WIB

Bersuami Pria Jerman, Ragil Mahardika Ungkap Alasan Pamer Kemesraan di Medsos
Potret kebersamaan Ragil Mahardika dan pasangan. [Instagram/ragilmahardika]

Namun karena sepi peminat, akhirnya Ragil Mahardika beralih membagikan konten kemesraannya bersama dengan suami.

SuaraRiau.id - Selebgram Ragil Mahardika mulai dikenal publik Indonesia. Ia mengakui bahwa dirinya memiliki seksualnya gay dan telah memiliki seorang suami bernama Fred Vollert.

Ragil Mahardika yang merupakan TikToker tersebut, awalnya kerap membagikan konten edukatif soal kehidupan di Jerman hingga cara mengurus dokumen kependudukan.

Namun karena sepi peminat, akhirnya Ragil Mahardika beralih membagikan konten kemesraannya bersama dengan suami.

Potret kebersamaan Ragil Mahardika dan pasangan. (Instagram/ragilmahardika)
Potret kebersamaan Ragil Mahardika dan pasangan. (Instagram/ragilmahardika)

Pengalaman pria asal Indonesia tersebut ia bagikan melalui kanal YouTube LENSA EDO pada Minggu, (10/10/2021).

“Di awal-awal aku membahas bagaimana caranya datang ke Jerman terus juga akademiku segala macem, tapi memang makin ke mari aku berkurang membahas itu… Orang-orang di Indonesia lebih tertarik dengan bagimana sih kehidupan LGBT tersebut. Apakah mereka juga pergi belanja bareng? Apakah mereka juga pergi masak bareng?” terang Ragil dalam tayangan tersebut dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (11/10/2021).

Dalam penuturannya, Ragil Mahardika mengaku ingin mengubah perspektif publik terhadap pasangan gay.

Ia ingin masyarakat tahu bahwa kaum LGBT+ tidak selalu identik dengan hal buruk dan sama dengan heteroseksual pada umumnya.

“Aku masuk ke YouTube itu pengen kasih informasi bahwa pasangan LGBT itu juga sama hidupnya seperti teman-teman yang lain. Jadi aku lebih ke situnya sih. Karena memang mungkin aku tau temen-temen di Indonesia haus akan informasi itu dibandingkan dengan akademik ku sendiri.” ujar dia.

Menurut Ragil, saat ini masih banyak stigma negatif yang lekat dengan kaum LGBTQ+. Ia pun berusaha untuk merontokkan berbagai pandangan negatif tersebut.

“Orang-orang di Indonesia, kita selalu dicekokin sama berita-berita yang buruk tentang LGBT. Jadi di Indonesia kalau denger LGBT pasti konotasinya negatif aja. Neraka, pesta seks, padahal enggak seperti itu juga. Kehidupan kita juga sama.” ungkap Ragil.

Komentar

Berita Terkait